Rabu, 31 Juli 2019 - 20:23 WIB

Sidang Pelecehan Seksual , Saksi cekcok Dengan Keluarga Terdakwa

Surabaya – Sidang pelecehan seksual yang dilakukan oleh Bagus Restiawan kali ini menghadirkan 2 orang saksi. Dalam persidangan kali ini saksi dari kepolisian yaitu Aipda Danu didepan hakim mengatakan bahwa dirinya hanya mengamankan pelaku untuk dibawa ke Polres Tanjung Perak guna diperiksa. ” saya kurqng begitu paham terkait permasalahan ini. Saya hanya melaksanakan tugas membawa pelaku ke polres ” katanya di depqn majelis hakim

Mendengar kesaksian dari pihak kepolisian ini Kuasa Hukum Bagus Restiawwn , DR. Abdul Salam SH.,MH menganggap kesaksian dari pihak kepolisian ini melemahkan tuduhan kepada terdakwa. Hal ini dikarenakan saksi tidak mengetahui kejadian pelecehan tersebut ” Saksi hanya membawa korban ke Polres dan tidak mengetahui kejadian sebenarnya ” kata Salam .Rabu (31/7)
Dia Menjelaskan kesaksian ini tidak jauh beda dengan saksi sebelumnya yang menyurutkan terdakwa ” Keterangan saksi kali ini sama dengan keterangan saksi lainnya. Cenderung menyudutkan terdakwa ” ujarnya

Sehingga menurut Salam kasus kliennya bukan murni pencabulan seperti yang dituduhkan Jaksa Parlin Manullang kepada Bagus. Namun atas dasar suka sama suka selayaknya orang berpacaran pada umumnya. “Keterangan saksi seolah menyudutkan Bagus tuh. Hanya saja, ini mungkin ada sesuatu ,”Ucapnya

Sedangkan terkait kabar miring adanya tudingan bahwa terdakwa telah merenggut keprawanan RZ Menurut Abdul Salam hal itu tidak benar.

Pengacara berdarah Maluku ini juga menyangkal kliennya telah mencekoki korban dengan Arak hingga mabuk serta menggerayangi daerah kewanitaan korban. “Intinya alat bukti yang digunakan dalam perkara ini hanya menggunakan testimoni keterangan RZ, dan Orang Tua serta saksi-saksi lain. Sedangkan menyangkut visum, hasilnya normal-normal saja tuh. Nyatanya, hasil visum dari Dokter menyatakan dia masih perawan tuh,”ungkapnya.

Sementara itu ada kejadian menarik diluar ruang sidang. Saksi Aiptu Danu sebelum masuk kedalam ruang sidang sempat cekcok dengan keluarga terdakwa. Keluarga terdakwa menuduh bahwa saksi dari kepolisian tidak profesional dalam menangani kasus ini. (Zam)

Artikel ini telah dibaca 472 kali

loading...
Baca Lainnya

Gara gara Bawa Sajam, Dua Pemuda Divonis 5 bulan Penjara

SURABAYA – Dua pemuda yang menjadi pesakitan di PN Surabaya karena perkara kepemilikan senjata tajam...

10 Desember 2019, 08:18 WIB

Jelang Munas PERADI 2020. Petarungan Visi Misi Otto Dan Ricardo

JAKARTA – Menjelang Musyawarah Nasional (Munas) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) yang akan digelar pada pertengahan...

8 Desember 2019, 21:03 WIB

Bobol Kartu Kredit Milik Warga Asing, 18 Pemuda Diamankan Tim Siber Polda Jatim

SURABAYA – Kesigapan tim Siber Ditreskrimsus Polda Jatim Yang berhasil menangkap belasan pemuda dalam kasus...

4 Desember 2019, 16:51 WIB

Bobol Kartu Kredit Milik Warga Asing, Belasan Pemuda Diamankan Tim Siber Polda Jatim

SURABAYA – Kesigapan tim Siber Ditreskrimsus Polda Jatim Yang berhasil menangkap belasan pemuda dalam kasus...

4 Desember 2019, 16:46 WIB

Peringati Hari AIDS se Dunia, Mahasiswa UIN Sunan Ampel Nyebar Bunga

Surabaya – Mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Sunan Ampel Surabaya, Minggu (1/12) melakukan...

Mahasiswa UIN Sunan Ampel

2 Desember 2019, 11:22 WIB

Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW, Kampung Pemabuk Banyu Urip Lor Bersholawat

Surabaya – Momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dimanfaatkan oleh Yayasan Sosial Yasin Tahlil Maghfiroh...

1 Desember 2019, 14:50 WIB

loading...