Sabtu, 10 Agustus 2019 - 02:55 WIB

Bambang Haryo Soekartono, Anggota komisi V dan Banggar DPR-RI

Bambang Haryo Soekartono, Anggota komisi V dan Banggar DPR-RI

Anggota DPR Bambang Haryo Sebut Menteri Jonan Gagal Paham

Jakarta – Bambang Haryo Soekartono, anggota Komisi V DPR-RI mengktirik sikap arogansi Menteri ESDM Ignasius Jonan.

Seperti dikutip disejumlah media, Menteri Jonan mengancam anak buahnya bila tidak bisa bekerja cepat dalam memproses perizinan usaha, maka akan dipindah tugas ke gunung untuk ditempatkan sebagai pengawas gunung di PVMBG.

Yang disebut jonan itu, kata Bambang, adalah sesuatu yang tidak tepat dan itu bentuk arogansi, karena Jonan tidak paham tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) di kementerian yang dia pimpin.

“Tugas PVMBG ini, sangat penting dan vital, karena menyangkut keselamatan nyawa publik dan barang publik serta uang publik yang harus dilindungi oleh orang-orang yang mempunyai pendidikan serta kemampuan khusus dan orang-orang yang kredibilitasnya jelek, tidak bisa ditempatkan di PVMBG yang sangat vital tersebut”Kata Bambang, Jumat (10/8)

Dimana, lanjut Bambang, orang-orang yang ditempatkan di Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) atau di pos pemantau gunung bukan orang yang asal-asalan, tapi harus punya kompetensi.

“Tidak bisa sembarang orang ditempatkan disitu, apalagi terkesan menjadi tempat penampungan orang-orang buangan dari Kementrian ESDM. Jadi ini, dapat dikatakan Menteri Jonan tidak peduli keselamatan nyawa publik” Terang Bambang.

Dilanjutkan Bambang,mengenai sistem perijinan berusaha 14 hari kerja, lagi-lagi Menteri Jonan tidak mengikuti aturan paket kebijakan ekonomi Presiden Joko Widodo.

“Sebagaimana Perpres 91 tahun 2017 tentang percepatan pelaksanaan berusaha, aturan perijinan itu justru dalam 3 jam selesai, bukan 14 hari, lah kalau Menteri jonan ini membuat aturan sendiri, dia ikut presiden mana? Jelas ini melanggar dan tdk sesuai ketentuan paket kebijakan ekonomi yang seharusnya Jonan patuhi, karena Kementerian ESDM di bawah Menko Ekonomi, jadi jangan membuat pencitraan yang salah”Demikian, Bambang.

Artikel ini telah dibaca 768 kali

loading...
Baca Lainnya

Jelang Munas PERADI 2020. Petarungan Visi Misi Otto Dan Ricardo

JAKARTA – Menjelang Musyawarah Nasional (Munas) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) yang akan digelar pada pertengahan...

8 Desember 2019, 21:03 WIB

Sinergitas Warganet dan Masyarakat Mendukung Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf

Oleh : Indah Rahmawati Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf telah resmi terbentuk pada Oktober 2019. Dalam Periode keduanya...

6 Desember 2019, 21:43 WIB

BIN Menjadi Kunci Stabilitas Papua

Setelah terjadi beberapa aksi massa pada bulan Agustus dan September 2019 kemarin sebagai rentetan kejadian...

6 Desember 2019, 08:09 WIB

Rocky Gerung Menghina Simbol Negara Pantas Dihukum

Oleh : Ahmad Pahlevi Rocky Gerung dianggap menistakan Pancasila serta menghina Presiden Jokowi. Bahkan secara...

5 Desember 2019, 22:28 WIB

Lihat, Lisda Hendrajoni Kutuk Perkosaan Anak Bawah Umur di Padang

JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR RI Lisda Hendrajoni mengutuk keras kasus pemerkosaan dan sodomi...

5 Desember 2019, 22:15 WIB

State Civil Apparatus and Social Media

By : Amanda Being state civil apparatus or known called as ASN/PNS is proudly itself...

5 Desember 2019, 09:31 WIB

loading...