Senin, 30 September 2019 - 17:02 WIB

Ilustrasi

Ilustrasi

Dana BOS Berlebih Miliaran Rupiah, Gubernur Sumbar Diminta Evaluasi Kepala Sekolah

Padang, – DPD LSM Forum Peduli Bangsa Indonesia (Fopbindo) Sumbar menyarankan sekaligus meminta Gubernur Sumbar mengevaluasi kepala SMA/SMK yang tidak maksimal dalam menjalankan kegiatan sekolah pada penggunaan dana Bantuan Operasinal Sekolah (BOS).

“Kita menyarankan sekaligus meminta Gubernur Sumbar Bapak Irwan Prayitno mengevaluasi para kepala sekolah tingkat SLTA yang memiliki banyak saldo BOS,” kata Ketua DPD LSM Fopbindo Sumbar, Ahmad Husein di Padang, Senin (30/9).

BACA JUGA : Wagub Sumbar Lihat Kondisi Warga di Papua Meminta Tidak Ada Provokasi

LSM dan Wartawan Jalin Kemitraan Dengan Polda Sumbar

Menurut Husein, perlu mutasi dan rotasi terhadap kepala sekolah yang tidak maksimal dalam penggunaan dana. Artinya, bila dana banyak berlebih, berarti program yang dituangkan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) tidak tercapai maksimal.

Berdasarkan data yang dihimpun LSM ini, saldo BOS sekolah tingkat SMA/SMK Negeri di Sumbar tahun 2018 mencapai Rp13 miliar lebih.

“Ya lebih Rp13 miliar. Rp8 miliar lebih di SMA dan Rp4 miliar lebih di SMK,” kata Husein.

Dirincikannya untuk wilayah Kabupaten Pasaman sekitar Rp200 juta lebih. “Masih ada pembayaran biaya komite sekolah oleh orang tua siswa, sementara dana yang diberikan pemerintah saja tidak habis, ini perlu dievaluasi” ujarnya.

Sementara Kepala SMAN Mapat Tungul Selatan Murdanis Darasan ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa tahun 2018 lalu dana BOS yang diterima sekolah itu tidak ada berlebih dan untuk pungutan dana komite belum ada.

“Tidak ada berlebih. Komite belum dipungut, tapi insyaallah tahun 2020 akan memungut komite,” katanya.

“Kalau perencanaan bukan sumbangan, saya tanggungjawab, namun pungutan, sebab pungutan itu boleh, tapi ada dasarnya, jelas kemana perginya. Jelas pertanggungjawabannya,” jelasnya.

Disampaikan Murdanis Darasan, pungutan termasuk salah satu sumber dana sekolah. “Kalau tidak ada sumber dana dari orang tua, kurang sumber dana,” ungkap Kepala SMAN Mapat Tunggul Selatan Murdanis Darasan.

(Darlin)

Artikel ini telah dibaca 997 kali

Baca Lainnya

Laksanakan Asistensi, Kapolresta Tangerang Cek Posko PPKM Mikro di Tobat

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mengunjungi Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat...

27 Februari 2021, 23:47 WIB

PPKM Mikro, Polresta Tangerang dan 3 Pilar Bagikan 23.649 Masker di 106 Titik

TANGERANG – Guna mendukung pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro, jajaran Polresta Tangerang...

27 Februari 2021, 23:41 WIB

Kisha Clean Jamin Hasil Laundry Karpet, Sofa dan Springbed Berkualitas

Padang, – Di tengah menjamurnya usaha laundry di Kota Padang, hadir Kisha Clean yang memberikan...

27 Februari 2021, 17:16 WIB

BPBD Damkar Bartim Lakukan Penyemprotan Disinfektan Pada Fasilitas Umum di Desa Jaar

Barito Timur, Kalteng – deliknews – Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar)...

27 Februari 2021, 15:52 WIB

Mengenal Lebih Dalam ‘Rasa Baru’ PT. Solid Gold Berjangka Bali

Denpasar – Guna meningkatkan literasi terhadap peluang dan risiko investasi, PT. Solid Gold Berjangka Bali...

Edukasi investasi SGB Bali. (Foto: deliknews.com)

27 Februari 2021, 13:37 WIB

Hasil Pilkel Digugat, Bupati Badung Tetap Lantik Prebekel Desa Angantaka

Badung – Meski ada gugatan terkait pemilihan prebekel (Pilkel) Desa Angantaka di Pengadilan Negeri (PN)...

Pelantikan Perbekel Terpilih se-Kabupaten Badung. (Foto: Istimewa)

26 Februari 2021, 19:20 WIB

loading...