Senin, 20 Januari 2020 - 23:12 WIB

Jadi Irup, Bhabinkamtibmas Ajak Siswa SMA Pujangga Cerdas Bermedsos

TANGERANG – Media sosial (medsos) semestinya dimanfaatkan untuk bersosialisasi dan berinteraksi dengan menyebarkan konten-konten positif.

Sayangnya, beberapa pihak memanfaatkannya untuk menyebarkan informasi yang mengandung konten negatif. Jika hal tersebut dibiarkan, dikhawatirkan akan membahayakan generasi muda.

Menyadari hal tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Sukaharja bernama Paryanto, secara proaktif melakukan sosialisasi, mengajak generasi muda agar cerdas menggunakan media sosial.

“Hal ini kami dilakukan untuk mengantisipasi merebaknya situs-situs penyebaran video porno, obat-obatan terlarang, penyebaran berita hoax hingga kenakalan remaja lainnya,” kata Paryanto, Senin (20/1/2020) pagi.

“Hal ini sesuai dengan arahan dan harapan Kapolresta Tangerang Kombes Pol H. Ade Ary Syam Indradi,” sambung dia.

Sosialisasi dilakukan anggota Polsek Pasar Kemis Polresta Tangerang Polda Banten ini saat menjadi Inspektur upacara (Irup) di sekolah SMK Pujangga Kampung Teureup RT 04/02 Desa Sukaharja Kecamatan Sindang Jaya Kabupaten Tangerang,

Pada kegiatan tersebut Bhabinkamtibmas ini mengingatkan bahwa penyebaran video porno melanggar Undang-undang nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Bunyinya, bahwa setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Eletronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan, pidana terhadap pelanggar diatur dalam Pasal 45 ayat (1) UU ITE yaitu ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling banyak Rp 1 milliar.

Sementara untuk penyebaran berita Bohong atau hoaks melanggar pasal 28 ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Undang-Undang ITE.

Di dalam pasal itu disebutkan bahwa Setiap orang yang dengan sengaja dan atau tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan, ancamannya bisa terkena pidana maksimal enam tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar.

 

 

Artikel ini telah dibaca 19136 kali

loading...
Baca Lainnya

Masyarakat Apresiasi Pembangunan Jalan Trans Papua

Oleh : Rebecca Marian Pembangunan di Papua sangat diapresiasi oleh masyarakat. Mereka merasa lebih maju...

25 November 2020, 20:04 WIB

Masyarakat Menolak Safari Habib Rizieq di Daerah

Oleh : Abdul Rahman Terjadi banyak penolakan terhadap safari ceramah yang akan dihadiri oleh Habib...

25 November 2020, 15:09 WIB

Hoax UU Cipta Kerja Hambat Pemulihan Ekonomi

Oleh : Alfisyah Dianasari UU Cipta Kerja lahir dengan banyak penolakan dari buruh dan masyarakat...

25 November 2020, 14:57 WIB

Pemerintah Pastikan Vaksin Covid-19 Halal

Oleh : Edi Jatmiko Sebentar lagi vaksin covid-19 akan diluncurkan di indonesia. Masyarakat tak perlu...

25 November 2020, 14:43 WIB

UU Cipta Kerja Bantu Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi

Oleh : Alfisyah Dianasari Pemulihan ekonomi menjadi fokus pemerintah di masa pandemi. Memang tak hanya...

24 November 2020, 23:25 WIB

PT LIB Bertemu Kabaharkam Polri, Liga 1 dan 2 Siap Digelar Februari 2021

JAKARTA – Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, menerima audiensi dari...

24 November 2020, 22:42 WIB

loading...