Minggu, 10 Mei 2020 - 19:37 WIB

Ketika Polresta Tangerang Putar Balik 42 Kendaraan di Hari Ke-16 Ops Ketupat

TANGERANG – Hari ke-16 Operasi Ketupat Kalimaya 2020, Sabtu (9/5/2020), Polresta Tangerang Polda Banten memaksa putar balik 42 kendaraan yang diduga akan mudik.

Kegiatan yang merupakan bagian dari pelaksanaan larangan mudik itu digelar di beberapa lokasi penyekatan Polresta Tangerang yang ada di Kabupaten Tangerang.

“Kendaraan yang kami minta putar arah didominasi kendaraan pribadi roda empat dan roda dua yang sengaja memilih jalur non–tol untuk menghindari penjagaan petugas,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Minggu (10/5/2020).

Ade menambahkan, jalur tol sudah dijaga ketat petugas sehingga kendaraan dari arah Jakarta atau sebaliknya sudah sangat dibatasi aksesnya.

Oleh karenanya, banyak pengendara terutama kendaraan pribadi mengambil inisiatif jalur non–tol. Namun, lanjut Ade, penjagaan di jalur non–tol pun turut diperketat.

Adapun perincian kendaraan yang dipaksa putar balik terdiri dari bus umum 2 unit, kendaraan roda empat 15 unit dan sepeda motor 25 unit.

Ditambahkan Ade, kendaraan pribadi yang diberhentikan petugas rata–rata berisi lebih dari 4 penumpang. Tujuan para pengendara adalah Pelabuhan Merak atau akan menyeberang menuju wilayah Sumatera.

“Kami minta putar arah secara persuasif dan sekaligus memberi informasi bahwa kalau pun lolos dari penjagaan kami, tetap akan menemui penjagaan di jalur berikutnya. Sehingga ada risiko memutar lebih jauh,” terangnya.

Menurutnya, larangan mudik sudah tertuang dalam Permenhub Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah dalam Rangka Pencegahan Penyebaran COVID–19.

Larangan mudik mulai berlaku sejak 24 April hingga 31 Mei 2020 untuk sektor darat dan penyeberangan. Sedangkan untuk kereta api, larangan mudik berlaku hingga 15 Juni 2020. Untuk sektor kapal laut, larangan mudik berlaku hingga 8 Juni 2020 dan untuk sektor angkutan udara, larangan mudik diberlakukan hingga 1 Juni 2020.

Dengan adanya aturan itu, lanjutnya, masyarakat diimbau untuk menunda kegiatan mudik, setidaknya sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan.

Artikel ini telah dibaca 33689 kali

loading...
Baca Lainnya

Masyarakat dan Santri Mendukung Vaksinasi Covid-19

Oleh : Alfisyah Dianasasri Setelah mengalami serangkaian ujicoba hingga beberapa tahapan. Vaksin yang digadang-gadang jadi...

17 Januari 2021, 08:14 WIB

Masyarakat Papua Mendukung Kelanjutan Otsus Jilid II

Oleh : Timotius Gobay Pembangunan infrastruktur dan Otonomi khusus menjadi salah satu program prioritas Pemerintah...

17 Januari 2021, 07:28 WIB

Jumat Berkah Kabaharkam Polri-Prima DMI : Mari Jaga Kamtibmas

JAKARTA – Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto bersama Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia...

16 Januari 2021, 23:42 WIB

Rizieq Shihab Bohong Tentang kondisi Kesehatannya

Oleh : Janus Adiputro Rizieq Shihab dianggap berbohong terkait kondisi kesehatannya. Dalam sebuah kesempatan, Rizieq...

16 Januari 2021, 23:26 WIB

Keren, Stafsus Jokowi Ini Bersama Anggota DPRD Kampanyekan Program Vaksinasi Covid-19

Stafsus Presiden Billy Mambrasar bersama dengan anggota timnya, mengajak masyarakat mensukseskan program Vaksinasi Presiden Joko...

16 Januari 2021, 17:46 WIB

Gugatan Praperadilan Rizieq Shihab Ditolak Hakim

Oleh : Reza Kurniawan Gugatan praperadilan Rizieq Shihab ditolak mentah-mentah oleh hakim tunggal Pengadilan Negeri...

16 Januari 2021, 00:07 WIB

loading...