Rabu, 27 Mei 2020 - 20:29 WIB

Penampakan proyek Prasarana Penanggulangan Banjir, Tukad Mati Tengah di Kelurahan Legian, Kuta, Badung-Bali. (Foto: deliknews.com)

Penampakan proyek Prasarana Penanggulangan Banjir, Tukad Mati Tengah di Kelurahan Legian, Kuta, Badung-Bali. (Foto: deliknews.com)

LPM Legian Nilai Pengerjaan Proyek Sungai Tukad Mati Berbau Amis

Denpasar – Pengerjaan Proyek Pembangunan Prasarana Pengendali Banjir Sungai Tukad Mati (Tengah dan Hilir) di Kabupaten Badung disorot tajam Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Legian, Kecamatan Kuta, Badung, Bali.

Pasalnya, menurut I Wayan Puspa Negara, SP., MSi, pengerjaan proyek menggunakan dana anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) ini tidak sesuai dengan desain disosialisasikan kepada masyarakat dan pengerjaan belum sempurna alias berbau amis, katanya pada Rabu (27/5)

Puspa Negara meminta kepada pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida agar bertanggung jawab, baik secara hukum maupun teknis. Memastikan memberi jaminan kepada masyarakat terhadap hasil kerja peroyek dan dana anggaran negara sudah digunakan lahir dan batin.

“Kami ketahui proyek mulai tahun 2018 dengan konsep beautifikasi (mempercantik, red), dibangun tanggul yang desainnya menarik dengan penempatan patung serta tanaman yang diatur seragam. Itu rencananya. Harusnya proyek ini selesai bulan Desember 2019, tapi kemudian tim pengawas dari BWS datang mengatakan proyek ini diserahkan bulan Februari di tengah pandemi Covid-19,” ungkap Puspa Negara.

Lebih lanjut Ketua LPM Legian ini menyampaikan, bahwa belakangan masyarakat geram dan kecewa melihat proyek masih belum difinising dikatakan sudah selesai. Dimana tidak sesuai dengan sosialisasi gambar dan pengerjaan terkesan asal-asalan, jauh sekali dari konsep beautifikasi yang disosialisasikan.

“Sayang sekali, proyek dengan nilai ratusan miliar rupiah ini hasilnya jauh panggang dari api. Melihat fakta di lapangan nampak sekali parapet beton belum difinising. Begitu juga pinggiran sungai ada terlewatkan sekitar 12 meter tidak dibangun tembok penghalang penahan banjir,” singgung Puspa Negara.

Sisi lain terkait tanaman pohon perindang dikatakan Puspa Negara bahwa koordinasi BWS dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung juga dinilai tidak baik. Pasalnya hingga saat ini tanaman perindang belum tertanam. Begitu juga diungkap patung dan lampu penerangan sampai detik ini belum terealisasi.

Dari informasi diperoleh bahwa nilai kontrak proyek tersebut sebesar Rp 179 miliar, yang mana dana proyek bersumber dari Tahun Anggaran 2017.

Selain dianggarkan untuk proyek Pembangunan Prasarana Pengendali Banjir Tukad Mati Tengah, di tahun anggaran sama juga dianggarkan untuk Pembangunan Prasarana Pengendali Banjir Tukad Mati Hilir dengan nilai kontrak sebesar Rp 246 miliar.

Namun sayangnya di lapangan tidak ditemukan papan pengumuman informasi proyek. Padahal, papan pengumuman sewajibnya dipasang di lokasi proyek. Setidaknya memuat informasi besaran nilai kontrak, sumber anggaran dana, jangka waktu penyelsaian pekerjaan, dan lain.

Artikel ini telah dibaca 131 kali

loading...
Baca Lainnya

Kapolresta Tangerang Cek Persiapan Prokes Haul Virtual di Ponpes Abuya Uci

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi memimpin pengecekan persiapan pelaksanaan Haul...

27 November 2020, 23:23 WIB

Jum’at Berkah, Polsek Cigasong Bagikan Sembako ke Warga Tidak Mampu

MAJALENGKA –  Polsek Cigasong Polres Majalengka Jumat Berkah setiap Seminggu sekali menggelar kegiatan “Program Polsek...

27 November 2020, 22:53 WIB

Polres Galus Gelar Rapid Test Gratis kepada Masyarakat

Deliknews-Blangkejeren- Pada Jumat Tanggal 27 November 2020, pukul 09.00 sampai dgn 11.00 wib. Bertempat  di...

27 November 2020, 20:53 WIB

Program Pusat di Sumbar Bermasalah, Bank Mandiri Bungkam

Padang, – Banyaknya permasalahan penyaluran program sembako Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) melalui e-Warong selaku...

Sekretaris Bank Mandiri Cabang Padang, Ita, saat ditemui Deliknews.com di ruang kerjanya, Jum'at (27/11/20).

27 November 2020, 16:00 WIB

Terima Penghargaan dari Komisi Informasi, Ini Kata Nevi Zuairina

Padang, – Anggota DPR  RI Hj. Nevi Zuairina dinobatkan oleh Komisi Informasi (KI) Sumbar sebagai...

Penyerahan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik & Achievement Motivation Award Person 2020 di Hotel Grand Zuri, Padang, Rabu (25/11/20).

27 November 2020, 07:02 WIB

Kapolresta Tangerang Bagikan 1000 Madu untuk Seluruh Anggota Polres dan Polsek

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi membagikan madu kepada anggota termasuk...

26 November 2020, 18:31 WIB

loading...