Kapolda Sumbar Toni Harmanto Komitmen Selamatkan Hutan dari Ilegal Mining

  • Whatsapp
Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs Toni Harmanto, MH. (foto : indikasinews.com).

Sumbar, – Bentuk keseriusan dan komitmen Polda Sumatera Barat dalam memberantas praktek illegal mining di wilayah hukumnya kembali dibuktikan jajaran Ditreskrimsus berhasil menangkap 7 orang pelaku penambangan tanpa izin di Jorong Koto Beringin Nagari Koto Beringin Kecamatan Tiumang Kabupaten Dharmasraya, Kamis (2/7/20) lalu.

“Ini bentuk komitmen bapak Kapolda Sumbar dalam memberantas illegal mining,” kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik didampinggi Kasubbid 4 Ditreskrimsus Polda Sumbar AKBP David Tampubolon dan Kasubbid Penmas Bidhumas AKBP Nurbaiti saat konferensi pers di lantai 4 Mapolda Sumbar, Kamis (16/7/20).

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik didampinggi Kasubbid 4 Ditreskrimsus Polda Sumbar AKBP David Tampubolon dan Kasubbid Penmas Bidhumas AKBP Nurbaiti saat konferensi pers di lantai 4 Mapolda Sumbar, Kamis (16/7/20).

Selain itu, di bulan Mei 2020 jajaran Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar juga berhasil mengamankan 2 orang pelaku dalam perkara tindak pidana penyimpanan bahan bakar tanpa izin usaha berupa bahan bakar minyak tanah di 2 lokasi masing-masing di di Villa Idaman Blok E/23 RT 005 RW 001 Kelurahan Sungai Sapih Kecamatan Kuranji Kota Padang dan Desa Ampalu Kecamatan Pariaman Utara Koata Pariaman.

Baca juga: Polda Sumbar Amankan 20 Tersangka PETI, Pemodal Masuk DPO

Acung Jempol, Polda Sumbar Kembali Ungkap Kasus Ilegal Mining

Kepala Dinas Kehutanan Apresiasi Polda Sumbar

Kombes Pol Satake Bayu menerangkan, pertama petugas berhasil mengamakan pelaku berinisal CW (44) warga Kelurahan Sungai Sapih Kecamatan Kuranji Kota Padang hari Rabu 20 Mei 2020 malam dalam kasus penyimpanan BBM jenis minyak tanah dan di lokasi kedua petugas mengamankan pelaku berinisial I (36) dikawasan Desa Ampalu Kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman.

Kabid humas menambahkan, dari pelaku CW (44), petugas berhasil menyita barang bukti berupa 6 buah tedmon yang diantaranya 4 buah tedmon berisi BBM jenis minyak tanah, 36 buah drum yang diantaranya 26 drum berisikan BBM minyak tanah, 40 buah jerigen yang diantaranya 13 buah jerigen yang berisikan minyak tanah.

Sementara dari tangan pelaku berinisial I (36), petugas juga berhasil menyita barang bukti berupa 4 tedmon berisikan isi 1000 liter bensin, 7 buah jerigen masing-masing berisikan 35 liter, 1 buah jerigen 20 liter berisikan minyak tanah serta beberapa alat pewarna dan bubuk pemutih.

Dari data penyelesaian berbagai kasus, Kabid humas menuturkan bahwa jumlah perkara selama kurun waktu bulan Desember 2019 hingga Juli 2020 yang diungkap Polda Sumbar untuk Illegal Mining dengan jumlah perkara 25 kasus dengan tersangka sebanyak 52 orang, untuk yang telah P21 sebanyak 15 kasus.

Kasus pencegahan dan pemberantasan perusak hutan berhasil diungkap Polda Sumbar yaitu sebanyak 24 kasus dengan tersangka 28 orang, untuk kasus yang telah P21 sebanyak 15 kasus. Sementara untuk pengungkapan kasus mercuri Polda Sumbar mengungkap sebanyak 2 kasus yang saat ini telah tahap 2.

“Ini merupakan harapan dan komitmen dari Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH untuk menjadikan wilayah Sumatera Barat bebas dari kasus yang bisa merusak hutan dan lingkungan hidup,” ungkap Satake Bayu Setianto. (Darlin)

Sumber : Bidhumas Polda Sumbar

Pos terkait

loading...