Bali  

Ngeri! Aplikasi Bank BRI Diduga Jebol, Uang Nasabah Dikuras

Ket Photo : ilustrasi net

Denpasar, Deliknews – Kembali sistem aplikasi mobil banking keamanan Bank BRI disinyalir jebol dan uang saldo rekening salah satu nasabah BRI Kantor Cabang (KC) Denpasar Bali berjumlah Rp 63,9 juta dikuras habis oknum tidak dikenal.

“Begitu saya ketik user name dan password dalam aplikasi Mobil Banking BRI seperti biasa saya gunakan dalam handphone, tiba-tiba sistem diambil alih dan tidak bisa saya kontrol. Dalam hitungan 5 menit saldo langsung dikuras habis Rp 63,9 juta. Padahal, batas limit transaksi biasanya hanya Rp 25 juta. Ini sangat mengerikan!,” ungkap Kadek Arimbawa Putra nasabah bank BRI KC Denpasar mengaku menjadi korban kepada wartawan di Denpasar Bali, Rabu (06/07/2022)

Kadek menjelaskan, bahwa hari Minggu 3 Juli 2022, sekitar pukul 12.25 WIB berada di depan Mall Paragon Kota Semarang Jawa Tengah menerima pesan Whatsapp dari nomor telpon 082278598220 menyampaikan informasi bahwa ada peningkatan biaya transaksi Rp150.000 (seratus lima puluh ribu) per bulan atau tetap Rp 6.500 (enam ribu lima ratus) sekali transaksi.

“Selanjutnya saya membalas juga melalui pesan Whatsapp menyatakan tidak setuju dengan peningkatan biaya menjadi Rp. 150.000. Saya tetap memilih biaya Rp. 6.500 untuk setiap transaksi,” sebutnya.

Lebih lanjut setelah membalas pesan Whatsapp, kemudian oknum pelaku dikatakan mengirimkan link http:/www.bri-ib.my.id/tarif-bri.co.id dan mengarahkan untuk menjawab melalui link dikirim. Setelah mengisi link di atas selanjutnya ia menerima pesan sms BRI-OTP JANGAN BERIKAN SMS INI KE SIAPAPUN, TERMASUK PETUGAS BRI! Link melanjutkan login BRImo https://brimo.bri.co.id/app/login?code=4a6dca4ed26b4a7498cb07affdf34b5d.
“Saya membuka link BRI-OTP tersebut dan muncul aplikasi BRI Mobile yang seperti biasa saya gunakan di handphone. Saat itu saya tidak merasa curiga karena yang muncul di layar handphone adalah aplikasi BRI Mobile seperti yang biasa saya gunakan. Kemudian saya mengetik username dan password dengan maksud untuk mengecek saldo rekening,” beber Kadek

Tiba-tiba, pihaknya mengaku menerima sms notifikasi yang berisi informasi bahwa ada transaksi keluar dari rekening BRI yang sama sekali tidak ia kehendaki.

“Saya merasa kaget baru menyadari dan meyakini bahwa ini adalah penipuan. Kemudian saya segera menghubungi call center BRI, namun tidak ada yang menjawab. Dalam waktu sangat cepat saya menerima lagi sms notifikasi yang menginformasikan ada transaksi keluar dari rekening BRI saya sebanyak 5 (lima) kali. Dan jumlah saldo di rekening saya Rp 63,9 juta langsung tidak ada,” terangnya.

Untuk diketahui, selain melaporkan kejadian ini ke polisi dalam bentuk dumas, pihak Kadek juga telah mengadukan masalah ini ke Kantor Cabang BRI Denpasar di Jalan Gajah Mada Denpasar Bali. Meski begitu belum ada kepastian, apakah uang nasabah malang ini bisa kembali atau tidak, belum jelas terkonfirmasi.

Dihubungi wartawan secara terpisah terkait kejadian nasabah bank BRI ini, pihak Humas BRI Kanwil Bali belum bisa memberikan tanggapan. Pihaknya meminta waktu untuk memberi klarifikasi mengenai pokok masalah terjadi.

“Belum bisa kami kasi keterangan. Kita Jumat untuk klarifikasi dengan teman-teman wartawan,” jawab Bu Atik singkat selaku Humas bank BRI Kanwil Bali yang nomber kontaknya didapat wartawan dari reprensi Pegawai KC BRI Jalan Gajah Mada Denpasar.[ dn ]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.