Polres Sumenep Berhasil Ungkap Kasus Persetubuhan dan Pencabulan Anak

- Editorial Staff

Selasa, 26 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Polres Sumenep telah berhasil ungkap kasus Perkara Tindak Pidana Persetubuhan dan Pecabulan Terhadap Anak, Senin (25/07)

Dalam ungkap kasus tersebut, Satreskrim Polres Sumenep berhasil mengamankan ZT (46) warga Dusun Tambak Desa Jambu Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep, karena telah melakukan persetubuhan dan pencabulan terhadap seorang anak gadis yang masih dibawah umur.

Kasi Humas Polres Sumenep Akp Widiarti S.,S.H menjelaskan bahwa pelaku yang berprofesi wiraswasta ketika melihat korban Bunga (bukan nama sebenarnya) 11 tahun, menyeberang di Jalan Raya Pakandangan Barat dan ZT menghentikan kendaraannya kemudian langsung membawa Bunga ke dalam mobilnya menuju ke rumah Terlapor ZT di Dusun Tambak Desa Jambu Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korban dan Terlapor tidak saling kenal, korban Bunga sewaktu di dalam mobil dikasih uang sebesar Rp 50.000,- dan kalau mau akan ditambah Rp 1.000.000,-. selanjutnya korban disetubuhi dirumahnya, jelasnya

“Setelah melampiaskan nafsu bejatnya korban ditinggal di dalam kamar, begitu punya kesempatan korban melarikan diri dan menangis duduk di dekat warung milik saksi S dan menceritakan kejadian yang telah dialaminya. Selanjutnya saksi S membawa korban ke Kades Daramista, dan Kades Daramista menghubungi petugas kepolisian tentang kejadian yang menimpa korban, pungkasnya

Dari kejadian tersebut petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa : Baju milik korban motif kotak-kotak berwarna putih kombinasi merah, kuning, biru dan baju sobek bagian depan, Kerudung warna putih, Celana dalam warna biru, Dua buah cincin warna ungu dan kuning, Satu lembar uang pecahan Rp 50.000,-, Lima bungkus obat kuat yang digunakan sebelum melakukan persetubuhan, Satu unit mobil Suzuki Ertiga warna putih Nopol M-1545-TA.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya Terlapor di jerat Pasal 81 ayat 1, 2, dan/atau Pasal 82 ayat 1 jo pasal 76 huruf e UU RI No 17 Tahun 2016 atas perubahan UU No.35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun dan denda 5 Milyard

Berita Terkait

Tinjau Terminal Purabaya, Bambang Haryo Minta Pemkab Sidoarjo Cari Solusi Perbaiki
Kapolda Jatim Berpesan ke KPU Usai Jenguk Petugas Pemilu yang Sakit
Perolehan Suara Caleg DPR-RI Dapil Jatim 1, Bambang Haryo kokoh di Puncak
Terminal Purabaya Bersih dari Sampah, DLHK Akan Terus Awasi
Ambulans Logo Demokrat Tabrak 5 Motor di Simokerto
Proyek Talud, Penanganan Long Segment Jalan Ruas Bungkus-Sidodadi Madiun Diduga Tidak Sesuai Spek.
Suara Berkurang, Caleg PPP Bangkalan Ngamuk!
Pemkot Malang Rencana Tertibkan PKL di Kayutangan!

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 14:03 WIB

Tinjau Terminal Purabaya, Bambang Haryo Minta Pemkab Sidoarjo Cari Solusi Perbaiki

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:27 WIB

Kapolda Jatim Berpesan ke KPU Usai Jenguk Petugas Pemilu yang Sakit

Senin, 26 Februari 2024 - 10:59 WIB

Perolehan Suara Caleg DPR-RI Dapil Jatim 1, Bambang Haryo kokoh di Puncak

Minggu, 25 Februari 2024 - 21:12 WIB

Terminal Purabaya Bersih dari Sampah, DLHK Akan Terus Awasi

Minggu, 25 Februari 2024 - 21:07 WIB

Ambulans Logo Demokrat Tabrak 5 Motor di Simokerto

Sabtu, 24 Februari 2024 - 13:15 WIB

Proyek Talud, Penanganan Long Segment Jalan Ruas Bungkus-Sidodadi Madiun Diduga Tidak Sesuai Spek.

Jumat, 23 Februari 2024 - 11:37 WIB

Suara Berkurang, Caleg PPP Bangkalan Ngamuk!

Jumat, 23 Februari 2024 - 11:35 WIB

Pemkot Malang Rencana Tertibkan PKL di Kayutangan!

Berita Terbaru

Regional

Pemkab Nisel Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2025

Kamis, 29 Feb 2024 - 22:56 WIB