MADIUN,deliknews.com – Dugaan penyalahgunaan BBM jenis solar kembali terjadi di wilayah Kabupaten Madiun dengan adanya aktivitas tak wajar “Bus Pariwisata” membeli solar subsidi dari beberapa SPBU berbeda secara berulang.
Dari hasil investigasi awak media ini, Bus Pariwisata tersebut sering mengisi solar subsidi di wilayah Caruban dengan cara pindah-pindah SPBU dan diduga menggunakan Plat palsu, terbukti saat beraksi Nopol kendaraan depan dengan belakang yang terpasang juga berbeda.
Dihari yang sama, Selasa (03/03/2026) malam, bus tersebut terpantau kembali mengisi di SPBU Klitik Caruban sekitar pukul 18:42 WIB, lalu di SPBU Bangunsari pukul 19:23 WIB, kemudian di SPBU Nglames pukul 20:56 WIB dan disinyalir terus beroperasi ke SPBU lain untuk memenuhi target.
Sementara itu keterangan beberapa operator SPBU saat dikonfirmasi mengatakan disetiap pengisian bus tersebut senilai 1 Juta.
Sehingga jika mengacu aturan yang berlaku sudah melebihi batas kuota pembelian harian dengan (QR Code). Kendaraan roda 6 keatas maksimal pembelian 200 Liter perhari dan kendaraan tidak dapat membeli solar bersubsidi lagi di SPBU mana pun pada hari yang sama.
BERITA LAINNYA : SPBU 54.633.04 Plaosan Diduga Jadi Sarang Mafia Solar, APH Magetan Jangan Tutup Mata.
Ditempat terpisah salah satu mandor SPBU kepada deliknews.com mengatakan pihaknya merasa kecolongan dan akan menjadikan evaluasi lagi kepada operator yang bertugas.
“Tidak dibenarkan, dan dari pihak SPBU akan lebih hati-hati lagi waktu pengisian.” Ungkap Luki mandor SPBU Bangunsari
Menanggapi hal itu Ketua DPC Squad Nusantara Madiun Raya, Isnandar Hariadi mengatakan Pemerintah melalui BPH Migas dan PT Pertamina (Persero) membatasi pembelian BBM jenis Solar bersubsidi, kebijakan ini untuk memastikan pendistribusian tepat sasaran dan mencegah penyalahgunaan atau penimbunan.
Serta mendesak kepada Depo Pertamina Madiun maupun Aparat Penegak Hukum (APH) untuk cek and ricek memeriksa cctv agar kejadian serupa tak terulang.
“Kami berharap pihak SBM Pertamina dan APH juga bisa segera ambil langkah tegas terkait dugaan mafia solar dan penggunaan plat nomor kendaraan palsu agar bisa diusut tuntas.”Tegasnya
Jurnalis : Danang
Editor : DYN
