Pasaman, – Heboh pemberitaan diberbagai media massa terkait penyegelan diduga proyek pembangunan Tower PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) yang sedang dikerjakan (8/10/23) di Pangkoroh, Jorong Kelabu, Nagari Simpang Tonang Utara, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat.

Ada warga setempat mengklaim bahwa pihak PT Telkomsel belum diberikan izin lokasi pembangunan tower, apalagi memberikan kompensasi atau ganti rugi yang seharusnya kepada pemilik lahan.
Tak tanggung – tanggung, bahkan tersebar video penghentian pekerjaan pembangunan tower diduga oleh warga mengaku pemilik lahan meminta agar pekerja tower dimaksud untuk turun (berhenti bekerja).

“Turun turun, siapa yang nyuruh kerja, ini tanah kami”, tegas warga dalam video yang beredar.
Hal ini juga dibenarkan oleh Ketum Perkumpulan Pemuda Pemudi Nusantara (P2NAPAS), Ahmad Husein, sesuai dengan surat pengaduan warga kepada P2NAPAS pada tanggal 15 September 2023 kemarin.
“Dengan ini kami menyatakan bahwa kami benar memiliki sebidang tanah yang terletak di Pangkoroh Jorong Kelabu Kecamatan Dua Koto Kabupaten Pasaman. Tanah kami tersebut saat ini sedang di bangun Tower yang kabarnya adalah Tower Telkomsel. Dalam permasalahan tersebut kami pemilik tanah sampai saat ini tidak diberi tahu pembangunan Tower tersebut dan kami tidak pernah diberi uang kompensasi atau ganti rugi. Berkaitan dengan hal tersebut di atas kami bermohon kepada LSM P2NAPAS untuk sudi membantu kami dalam hal penyelesain tanah kami tersebut”, demikian bunyi surat pengaduan 3 warga mengaku pemilik lahan kepada P2NAPAS, dan diketahui pucuk adat kewarisan, sebagaimana diterima deliknews.com.
Sekaitan dengan persoalan ini P2NAPAS telah bersurat kepada perusahaan Tekomsel, namun belum direspon. “Kita telah menyurati Perusahaan Telkomsel, tapi belum ada ditanggapi”, terang Ahmad Husein kepada deliknews.com, Rabu (18/10/23).
Wali Nagari Simpang Tonang Utara, Ottrinaldi, ketika dihubungi membenarkan adanya pembangunan Tower Telkomsel di daerah itu, sesuai dengan surat pemberitahuan yang Ia terima. Sepengetahuannya sudah dilakukan pembayaran kontrak oleh perusahaan Telkomsel kepada pemilik tanah.
Sementara Kepala Jorong setempat, Dedi Irawan, dihubungi tak mau komentar banyak. Namun terkait izin atau kontrak antara pemilik tanah dengan perusahaan sudah dilakukan.
Deliknews.com telah mencoba mengonfirmasi pihak PT Telkomsel untuk mendapatkan klarifikasi mengenai proyek ini melalui Kontak Info Pelanggan, namun belum dapat memberikan penjelasan. Tak hanya itu, surat konfirmasi juga telah dikirimkan ke Direktur Utama PT Telkomsel, dan Direktur Utama PT Telkom Indonesia.
Hingga berita ini diterbitkan belum diperoleh keterangan resmi dari PT Telkomsel. Penjelasan dari Telkomsel dan pihak – pihak terkait akan diterbitkan pada berita selanjutnya.