Pasaman – Bupati Pasaman, Sabar AS, bersama rombongan mendapat sambutan meriah dari ratusan masyarakat Panti Selatan dalam kegiatan pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-V yang berlangsung di halaman Masjid Raya Taqwa Padang Alai, Sabtu (03/08/2024).

Di bawah terik matahari, acara dibuka dengan tarian pasambahan dan penampilan grup rebana dari Pasar Petok yang memeriahkan suasana penyambutan. Ketua LPTQ Nagari Panti Selatan, Yoni Asra, menjelaskan bahwa tema MTQ kali ini adalah “Menciptakan Generasi Qur’ani untuk Mewujudkan Panti Selatan Nan Madani.”

Sebanyak 128 peserta dari empat kejorongan akan berkompetisi dalam enam cabang lomba, dengan penilaian oleh 15 dewan juri. Dalam sambutannya, Wali Nagari Panti Selatan, Didi Al Amin, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati untuk membuka acara ini.

“Kehadiran Bupati menjadi bagian dari cita-cita kami untuk menjadikan Nagari Panti Selatan beriman dan bertaqwa, serta madani,” ujar Didi.

Didi juga menyoroti berbagai program yang telah dilaksanakan di nagari, termasuk pelayanan BPJS kesehatan yang kini dapat diakses langsung di kantor nagari. Selain itu, piala yang diperebutkan dalam MTQ kali ini dibuat dari ukiran kayu hasil karya remaja setempat, sebagai bentuk inovasi dan kreativitas lokal.

Dalam arahannya, Bupati Sabar AS mengapresiasi antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan MTQ yang mencerminkan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Ia berharap kegiatan ini mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat serta mendukung program Pasaman Berimtaq.

“Butuh kerja sama semua pihak untuk menciptakan generasi hafidz dan hafidzah, baik melalui pendidikan formal maupun nonformal,” ujar Sabar AS.

Bupati juga memaparkan program prioritas Pasaman, termasuk pendidikan dan kesehatan gratis serta peningkatan sumber daya manusia. Usai membuka acara, ia menyerahkan uang pembinaan dan penghargaan kepada grup wirid yasin dan anak-anak penampil tari pasambahan.

Sebelum menghadiri pembukaan MTQ, Bupati menyempatkan diri mengunjungi keluarga korban kebakaran yang kehilangan seluruh harta benda akibat musibah. Dalam kunjungan tersebut, ia memberikan bantuan untuk meringankan beban keluarga tersebut.

MTQ ke-V di Panti Selatan menjadi ajang yang tidak hanya membangun spiritual masyarakat, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kreativitas lokal.