BOGOR — Presiden Prabowo Subianto membagikan 109 hewan kurban kepada warga di sekitar kediamannya di Hambalang, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Hewan kurban tersebut disalurkan kepada masyarakat di sembilan desa sekitar kawasan Hambalang.
Penyaluran hewan kurban dilakukan melalui tim dari kediaman Presiden Prabowo. Program tahunan itu disebut sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekitar menjelang perayaan Idul Adha.
Kepala Rumah Tangga Garuda Yaksa, Budi Waljiman, mengatakan distribusi hewan kurban sudah mulai dilakukan pada Selasa (26/5/2026). Menurut dia, ribuan warga akan menerima manfaat dari pembagian daging kurban tersebut.
“Kami di sini dalam rangka menjelang Idul Adha 1447 H ini kembali dari kediaman akan menyerahkan kepada warga sekitar kediaman kurang lebih di Kecamatan Babakan Madang di sembilan desa,” kata Budi kepada wartawan, Selasa.
Ia menjelaskan, total penerima manfaat diperkirakan mencapai hampir 34 ribu warga. Daging kurban nantinya akan dibagikan secara bertahap melalui panitia di masing-masing desa agar penyaluran berjalan tertib dan merata.
“Untuk penerima manfaat kurang lebih hampir 34 ribu penerima daging kurban. Pagi hari ini menyerahkan sapi kurban untuk warga sekitar kediaman. Semoga kurban ini bisa bermanfaat untuk kita semua dan menjadi ibadah khususnya bagi Bapak Prabowo,” ujarnya.
Tradisi pembagian hewan kurban oleh Presiden Prabowo di kawasan Hambalang diketahui rutin dilakukan setiap menjelang Idul Adha. Warga di sekitar kediaman presiden menjadi prioritas penerima karena dinilai memiliki kedekatan sosial dengan lingkungan tempat tinggal kepala negara tersebut.
Selain menjadi bagian dari ibadah keagamaan, pembagian hewan kurban juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Momentum Idul Adha dinilai sebagai waktu yang tepat untuk menumbuhkan semangat gotong royong dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Pemerintah desa dan panitia kurban setempat turut dilibatkan dalam proses distribusi agar pembagian daging dapat tepat sasaran. Warga penerima pun diimbau mengikuti mekanisme pembagian yang telah ditentukan guna menghindari penumpukan saat pengambilan daging kurban.
