JAKARTA — Hubungan bilateral antara Indonesia dan Jerman memasuki babak baru yang semakin erat. Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, resmi memulai kunjungan kenegaraannya di Indonesia hari ini demi memperkuat kemitraan strategis kedua negara.
Pesawat kenegaraan yang membawa Presiden Frank-Walter bersama Ibu Negara Elke Büdenbender mendarat mulus di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin (15/6) sekitar pukul 09.20 WIB. Kedatangan pemimpin tertinggi Jerman ini langsung disambut oleh jajaran pejabat tinggi dari kedua negara.
Tampak hadir di bawah tangga pesawat antara lain Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ralf Beste, Duta Besar RI untuk Jerman Abdul Kadir Jailani, serta Atase Pertahanan Jerman Kolonel (GS) Marcus Thiel.
Prosesi penyambutan pun berlangsung secara khidmat di bawah kawalan ketat pasukan jajar kehormatan yang berdiri tegap. Kehadiran pasukan ini menjadi bentuk penghormatan resmi tertinggi dari Pemerintah Indonesia bagi kepala negara sahabat.
Presiden Frank-Walter Steinmeier dan Ibu Elke Büdenbender kemudian berjalan melewati barisan kehormatan dengan iringan musik drumben yang bersemangat. Tak hanya itu, lantunan musik tradisional dan suguhan tari khas Indonesia ikut memukau rombongan delegasi Eropa tersebut.
Kedua tamu negara tersebut bahkan sempat berhenti dan menyaksikan sejenak pertunjukan budaya itu dengan antusias sebelum akhirnya beranjak menuju kendaraan resmi. Rangkaian penyambutan yang hangat ini merefleksikan kuatnya ikatan persahabatan dan kerja sama bilateral yang terus berkembang pesat di berbagai bidang.
Setelah menyelesaikan prosesi di bandara, Presiden Frank-Walter Steinmeier beserta rombongan langsung bertolak menuju Istana Merdeka, Jakarta. Di sana, mereka dijadwalkan mengikuti serangkaian agenda kenegaraan yang padat, termasuk melakukan pertemuan bilateral secara tertutup dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
