Langsung ke konten
Rabu, 28 Oktober 2026
Pendidikan

​Mau Kuliah S3 Gratis di Austria? Kemdiktisaintek Buka Beasiswa IASP 2027, Ini Batas Usianya

Foto ilustrasi (iStock/zimmytws)

JAKARTA — Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi membuka pendaftaran Indonesia-Austria Scholarship Programme (IASP) tahun 2027. Program ini memberikan kesempatan emas bagi para dosen tetap di bawah pembinaan Kemdiktisaintek untuk melanjutkan studi jenjang doktor (S3) di berbagai perguruan tinggi Austria.

Pengumuman resmi tersebut disampaikan melalui surat Direktur Sumber Daya Nomor 3414/DST/B4/DT.04.02/2026 tertanggal 29 September 2026. Kehadiran program beasiswa ini bertujuan memperkuat kualifikasi akademis dan kapasitas riset tenaga pengajar di lingkungan perguruan tinggi Indonesia.

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi menetapkan kualifikasi pendaftar, kelengkapan berkas dokumen, serta tata cara pendaftaran resmi bagi pelamar IASP 2027.

Persyaratan Pendaftar:

  • Berstatus dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah pembinaan Kemdiktisaintek dengan NUPTK terdaftar di PDDikti.
  • Belum bergelar doktor, tidak sedang menempuh studi S3, dan berusia maksimal 35 tahun per 31 Desember 2026.
  • Mengantongi usulan penelitian (5-10 halaman) berbahasa Inggris yang disetujui calon supervisor di Austria.
  • Pelamar suami/istri berbidang ilmu sama dilarang memilih kampus tujuan yang sama, serta dilarang melamar beasiswa EMG ASEA-UNINET secara bersamaan.

Daftar Berkas Dokumen yang Diperlukan:

  • Curriculum Vitae (CV) dalam bahasa Inggris.
  • Dua surat rekomendasi akademik versi bahasa Inggris.
  • Paspor yang masih berlaku.
  • Letter of Acceptance (LoA) unconditional (tanpa syarat) yang masih berlaku dari perguruan tinggi di Austria.
  • Ijazah dan transkrip nilai pendidikan program magister (S2) dengan kelulusan maksimal 10 tahun terakhir.
  • Sertifikat kemampuan bahasa Inggris valid (maksimal 2 tahun terakhir) dengan skor minimal TOEFL iBT 90, TOEFL ITP 550, atau IELTS 6,5.
  • Surat izin berbahasa Inggris dari pimpinan PTN atau Kepala LLDikti bagi dosen PTS.
  • Dokumen usulan penelitian (research proposal) yang mencantumkan pernyataan penggunaan AI generatif jika digunakan.

Tata Cara Pendaftaran:

  1. Mengakses portal resmi pendaftaran di kualifikasidikti.kemdiktisaintek.go.id.
  2. Memilih menu beasiswa Indonesia-Austria Scholarship Programme (IASP).
  3. Mengisi data diri dan mengunggah seluruh dokumen persyaratan sebelum batas akhir 1 Maret 2027.

Informasi detail mengenai program beasiswa ini dapat diakses publik melalui situs grants.at/en/ atau surel resmi panitia di bln.dikti@kemdiktisaintek.go.id.