Jakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku prihatin atas kejadian tergulingnya KRL Jakarta-Bogor. Dia pun meminta maaf kepada masyarakat karena layanan terganggu.
Dia berharap, layanan KRL akan kembali pulih dan perbaikannya tidak sampai sehari.
“Jadi pertama saya prihatin dan minta maaf layanan KRL terganggu semoga dalam waktu tidak sampai 24 jam selesaikan,” katanya, minggu.
Budi belum mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan tersebut. Sekali lagi, Budi meminta maaf atas kejadian ini.
“Penyebabnya belum tahu, kereta tidak bisa dilayani, saya atas nama pribadi minta maaf,” tutupnya.
Sementara itu, Dalam peristiwa tergulingnya KRL KA 1722 relasi Jatinegara-Bogor di Kebon Pedes, Kota Bogor, membuat 17 orang mengalami korban luka.
“Seluruh korban telah dievakuasi dari kereta. Korban yang dievakuasi berada dalam kondisi luka-luka. Hingga pukul 12.10 WIB, tercatat jumlah korban luka mencapai 17 orang,” kata VP Komunikasi Perusahaan PT KCI Eva Chairunisa dalam keterangannya, Minggu (10/3/2019).
