JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subianto memanggil Tim Pengawas (Timwas) Haji dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih ke kediamannya di Hambalang, Jawa Barat, Rabu (17/6). Pertemuan ini digelar untuk membahas evaluasi pelaksanaan haji 2026 serta penguatan sektor teknologi dan sumber daya manusia (SDM).
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengonfirmasi agenda tersebut di lokasi. Menurutnya, pertemuan ini merupakan respons presiden atas permohonan dari Komisi VIII DPR RI, Timwas Haji, dan kementerian terkait.
“Bapak Presiden hari ini ada beberapa agenda, yang pertama adalah beliau memenuhi permohonan dari Komisi VIII dan sekaligus dari tim pengawas haji dan dari Kementerian Haji untuk melaporkan pelaksanaan haji kita tahun 2026 ini,” ujar Prasetyo.
Selain urusan haji, Prasetyo membeberkan bahwa Kepala Negara juga memanggil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto. Agenda ini secara khusus menyoroti kesiapan SDM serta perkembangan kerja sama strategis di bidang teknologi.
“Kita yang beberapa sudah berjalan proses-proses pendidikan maupun latihan dan juga update mengenai beberapa kerja sama yang berkaitan dengan tempo hari kami sampaikan berkenaan dengan masalah teknologi dan mineral kritis atau logam tanah jarang,” lanjut Prasetyo.
Sementara itu, Wakil Menteri Haji (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan bahwa kehadiran pihaknya bertujuan memberikan laporan komprehensif terkait operasional haji. Ia menyebut Presiden Prabowo menaruh perhatian yang sangat besar terhadap kualitas pelayanan jemaah Indonesia.
Pihak kementerian pun telah menyiapkan sejumlah catatan krusial untuk dievaluasi bersama presiden demi perbaikan ke depan. Evaluasi ini mencakup berbagai aspek teknis dan pelayanan di lapangan.
“Jadi, beberapa ada sekitar 20 poin perbaikan yang kita lakukan dan itu nanti akan disampaikan kepada Bapak Presiden,” kata Dahnil.
Pertemuan di Hambalang ini menegaskan langkah cepat pemerintah dalam mengevaluasi program nasional yang menyentuh masyarakat luas. Hingga berita ini diturunkan, pertemuan tertutup di kediaman Presiden Prabowo tersebut masih berlangsung.
