Selasa, 30 April 2019 - 14:29 WIB

Virgin Australia tunda pengiriman 48 Boeing 737 Max

Sidney – Virgin Australia menyatakan menunda pengiriman pesanan 48 pesawat Boeing 737 MAX karena masalah keamanan, Selasa (30/4). Keputusan ini diambil menyusul dua kecelakaan pesawat mematikan.

“Keselamatan selalu menjadi prioritas nomor satu untuk Virgin Australia. Seperti yang telah kami katakan sebelumnya, kami tidak akan memperkenalkan pesawat baru ke armada kecuali kami benar-benar puas dengan keselamatannya,” kata Kepala Eksekutif Virgin, Paul Scurrah, dilansir dari Straits Times, Selasa (30/4).

Adapun 737 MAX telah ditangguhkan di seluruh dunia dari pertengahan Maret. Ini terjadi setelah jatuhnya penerbangan Ethiopian Airlines, dan kecelakaan Lion Air di Indonesia yang menewaskan total 346 penumpang dan awak.

Virgin Australia menyatakan dalam sebuah pernyataan mereka menunda pengiriman pesawat-pesawat pertamanya dari November 2019 hingga Juli 2021. “Kami yakin dengan komitmen Boeing untuk mengembalikan 737 MAX ke layanan dengan aman dan sebagai mitra jangka panjang Boeing, kami akan bekerja sama dengan mereka melalui proses ini,” ucap Scurrah.

Virgin juga telah mengalihkan beberapa pesanannya dari 737 MAX 8 ke Max 10 sambil tetap menjaga total 48 pesawat. Pengumuman Virgin datang saat eksekutif Boeing menghadapi beberapa tantangan pemegang saham pada Senin (29/4) pada pertemuan umum tahunannya. Terjadinya krisis masih menimbulkan pertanyaan tentang apakah raksasa kedirgantaraan ini lebih memilih keuntungan di atas keselamatan untuk memasarkan pesawat.

Perusahaan Amerika Serikat (AS) itu mengatakan kedua kecelakaan itu melibatkan informasi yang salah yang dihasilkan oleh sistem anti-stall. Boeing mengharapkan Administrasi Penerbangan Federal (FAA) untuk segera melakukan uji terbang perbaikan perangkat lunak untuk sistem anti-stall.

Artikel ini telah dibaca 1459 kali

loading...
Baca Lainnya

Nasabah Ngemis Tagih Janji Palsu Bumiputera

Surabaya – Perusahaan asuransi Bumiputera bakal diluruk oleh para nasabahnya, ini karena Bumiputera dinilai ingkar...

16 Oktober 2019, 10:25 WIB

Rupiah Di Posisi Rp14.138/USD

Jakarta – Nilai tukar rupiah tercatat di posisi Rp14.138 per dolar Amerika Serikat (AS) pada...

15 Oktober 2019, 09:03 WIB

Ketua INSA Sebut Tol Laut Butuh Banyak Perhatian

Surabaya – Program tol laut menjadi perhatian para pengusaha perkapalan Jawa Timur (Jatim). Namun, kurangnya...

Ketua DPP INSA

8 Oktober 2019, 15:34 WIB

Harga jual emas Antam Rp753 ribu/gram

Jakarta – Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) berada di posisi Rp753 ribu...

17 September 2019, 09:58 WIB

PT Dharma Lautan Utama, Terima Penghargaan Terbaik Pertama

Surabaya – PT Dharma Lautan Utama kembali dinobatkan sebagai perusahaan angkutan penyeberangan terbaik I (Pertama)...

Dirut PT Dharma Lautan Utama, saat menerima piagam penghargaan di Jakarta, Minggu (15/9)

16 September 2019, 22:41 WIB

Terbaik Pertama, PT Dharma Lautan Utama Terus Berinovasi

Surabaya – Untuk kelima kalinya, PT Dharma Lautan Utama (DLU) mendapatkan piagam penghargaan terbaik pertama...

Dirut PT Dharma Lautan Utama, saat menerima piagam penghargaan di Jakarta, Minggu (15/9)

16 September 2019, 18:07 WIB

loading...