Selasa, 9 Juli 2019 - 10:21 WIB

Maskapai Wajib turunkan Harga Tiket

Jakarta – Senin malam (8/7) Pemerintah menetapkan pemberlakuan kebijakan penurunan harga tiket maskapai berbiaya hemat atau low cost carrier (LCC)sebesar 50 persen dari tarif batas atas (TBA).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Darmin Nasution memaatikan aturan legal kebijakan tersebut akan terbit secepatnya sejak keputusan tersebut.

“Besok (9/7) kita rapatkan legalnya. Rabu (10/7) pasti sudah jadi karena berlaku Kamis (11/7),” kata Darmin di Gedung Kemenko Perekonomian, Senin (8/7) malam.

Dia memastikan penerbitan aturan tersebut nantinya juga akan membahas detil bagaimana penerapan kebijakan penurunan harga tiket LCC. Termasuk juga rute mana saja yang harga tiketnya akan dijual 50 persen dari TBA pada waktu tertentu.

Darmin menegasakan meski harga tiket LCC diminta turun, pemerintah tetap berkomitmen untuk mengatasi bagaimana kompenen biaya maskapai diatur sesuai keadaan pasar. Sehingga, kata dia, meskipun harga tiket diturunkan namun stakeholder penerbangan tetap memberikan kontribusi untuk penurunan tersebut.

Darmin menuturkan kebijakan tersebut menjadi strategi pemeeintah untuk penyediaan penerbangan murah yang memang dibutuhkan masyarakat. “Karena dampak ekonominya ke mana-mana sehingga kita ingin menyediakan penerbangan murah,” ujar Darmin.

Dia menegaskan setelah kebijakan tersebut berlaku pada Kamis (11/7) maka pengawasan akan dilakukan. Darmin memastikan pengawasan akan dilakukan oleh Kementerian Peehubungan, Kementerian Badan Usaha Milik Negara, dan Kemenko Peeekonomian.

“Setiap minggu rapat. Kalau sudah dapat udah jadi jalan. Ya tinggal dua minggu sekali,” tutur Darmin.

Artikel ini telah dibaca 1626 kali

loading...
Baca Lainnya

Tata Cara dan Etika Penagihan Pinjaman Online yang Benar

Seperti yang kita ketahui, pinjaman online adalah salah satu layanan peminjaman uang dan diperuntukan bagi...

Financial manager using smartphone at her workplace, view from the top

17 September 2020, 16:24 WIB

Dampak Covid-19, Warga Barsel Masih Enggan Mengunjungi Tempat Wisata Banyu Habang

Buntok – pandemi covid-19 sangat berdampak sekali terhadap sepinya pengunjung ke tempat Wisata Banyu Habang....

16 Agustus 2020, 01:39 WIB

UMKM Klaster Unggas Binaan SIG, Terus Berkembang Ditengah Pandemi Covid-19

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus berupaya meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM mitra...

13 Agustus 2020, 14:41 WIB

Petani Desa Fagoe Menerapkan Program TPJS Meski Belum Dapat Sosialisasi Dari Dinas Pertanian Malaka

Malaka- para petani di Desa Fafoe Kabupaten Malaka sudah melakukan menanam jagung dengan sistim doubel...

15 Mei 2020, 18:56 WIB

Penenun Kain Tradisional Desa Lakulo Alami Kendala Pemasaran

Malaka – produksi dari penenun kain tradisional di desa Lakulo kecamatan Weliman masih memiliki kendala...

11 Mei 2020, 15:12 WIB

Dampak Covid19, Pedagang Aneka Kue Khas Romadhan Di Aceh Singkil Terancam Gulung Tikar

Singkil – Para pedagang kue untuk berbuka puasa di lokasi Jln. Sudirman yang musiman di...

5 Mei 2020, 19:20 WIB

loading...