Kamis, 3 Oktober 2019 - 17:55 WIB

Puan Maharani Tekankan Semangat Kolektif Kolegial

Jakarta – Ketua DPR RI terpilih Puan Maharani dalam pidato perdananya menekankan semangat kolektif kolegial untuk membangun membangun NKRI. Hanya semangat gotong royong, sebagaimana pandangan hidup bangsa Indonesia dan niat pengabdian yang tulus maka semua Anggota DPR RI dapat menjalankan amanah sebagai wakil rakyat.

Demikian disampaikan Puan Maharani setelah ditetapkan menjadi Ketua DPR RI Periode 2019 – 2024 secara aklamasi dalam Rapat Paripurna di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2019) malam. Dalam kesempatan ini juga ditetapkan empat Wakil Ketua DPR RI dari F-Golkar, F-Gerindra, F-NasDem, dan F-PKB.

“Kita perlu berada dalam satu semangat dan jiwa yang sama, untuk secara bersama-sama memantapkan dan meneguhkan Pancasila sebagai ideologi kehidupan berbangsa dan bernegara, UU Negara Republik Indonesia 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Puan dalam pidatonya.

Melalui fungsi legislasi, fungsi anggaran, fungsi pengawasan, serta memperjuangkan aspirasi rakyat, lanjutnya, DPR RI diharapkan dapat ikut mewujudkan tujuan bernegara sebagaimana yang tertuang dalam UUD 1945, yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

“Walaupun fungsi-fungsi di DPR akan berjalan secara dinamis, namun hal ini tidak boleh membuat kita menjadi terpecah belah dan kontraproduktif. Dinamika dalam menjalankan fungsi-fungsi DPR tetap berjalan pada landasan utamanya yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika, sehingga kepentingan nasional, bangsa dan negara yang diutamakan,” jelas Puan.

Dalam menjalankan amanah selama 5 tahun ke depan, politisi PDI-Perjuangan ini juga meminta dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, DPR RI bukan lembaga anti-kritik, karenanya penilaian objektif masyarakat terhadap pelaksanaan tugas-tugas DPR RI diperlukan.

“DPR adalah lembaga yang merupakan representasi rakyat, sehingga Gedung DPR adalah rumah rakyat. Karena itu, kita akan selalu terbuka terhadap setiap aspirasi dan masukan yang kita terima dari masyarakat,” tegas legislator dapil Jawa Tengah V itu.

Di akhir pidatonya, mantan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) ini mengutip tulisan Bung Karno yang dikutip dari Kitab Baghawad Gita. Pesan tersebut berisikan nasehat Kreshna pada Arjuna yang berbunyi Karma Nevad Ni Adikaraste Ma Phalesu Kada Chana.

“Lakukan kewajiban kita tanpa memikirkan untung ruginya. Kalau bukan kita yang mendapatkan manfaatnya, maka anak-anak kita yang akan menerimanya, kalau bukan anak-anak kita, maka cucu kita yang akan mendapatkan manfaatnya. Gunakanlah kesempatan ini dalam bergotong royong memajukan bangsa dan negara,” Puan menandaskan.

Artikel ini telah dibaca 209 kali

loading...
Baca Lainnya

Bamsoet ketua MPR, Airlangga Ketum Golkar

Jakarta – Dukungan suara mayoritas membuat Bambang Soesatyo atau Bamsoet mulus meraih kursi Ketua MPR...

4 Oktober 2019, 13:20 WIB

Jadi Anggota DPR-RI, Mulan Jameela Siap Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Jakarta – Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Mulan Jameela dari dapil Jabar XI Garut, Tasikmalaya...

Hilarry

4 Oktober 2019, 12:02 WIB

Puan Maharani Tekankan Semangat Kolektif Kolegial

Jakarta – Ketua DPR RI terpilih Puan Maharani dalam pidato perdananya menekankan semangat kolektif kolegial...

Hilarry

3 Oktober 2019, 17:55 WIB

Banggar DPR Minta Pemerintah Siapkan Strategi Hadapi Tekanan

Jakarta – Wakil Ketua Badan Anggaran(Banggar) DPR RI Said Abdullah memperkirakan tekanan nilai tukar rupiah...

20 Agustus 2019, 05:05 WIB

Komisi V DPR RI Desak Kementerian Perhubungan Tunda Aturan Bagasi Berbayar

JAKARTA – Kebijakan bagasi berbayar yang diterapkan oleh maskapai penerbangan sungguh membuat masyarakat mengeluh. melihat...

30 Januari 2019, 15:40 WIB

RUU Kekerasan Seksual Pro-zina, Kata Bamsoet Begini

Jakarta – Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) membantah Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS)...

Bambang Soesatyo

30 Januari 2019, 14:29 WIB

loading...