Kamis, 16 Januari 2020 - 18:30 WIB

Polresta Tangerang Ringkus Mahasiswa Perampok Taksi Online

TANGERANG – Polresta Tangerang Polda Banten meringkus pelaku  perampokan taksi online yang terjadi pada 1 Januari 2020 lalu, di Jalan Raya Kronjo-Muncung, Desa Kronjo, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, tersangka berinisial SBH, (19), diringkus 6 jam setelah dirinya berhasil melarikan diri dari kepungan warga.

SBH yang masih berstatus Mahasiswa ini dibekuk di Kampung Bom, Desa Jenggot, Kecamatan Mekarbaru, Kabupaten Tangerang. “Tersangka berhasil diringkus tanpa perlawanan,” kata Ade Ary Syam Indradi di Mapolsek Kronjo, Rabu (15/1/2020).

Menurutnya, peristiwa itu bermula saat korban Asep Saeful Anwar (32) menerima pesanan taksi online dari tersangka.

Berdasarkan pesanan di aplikasi, lanjut Ade Ary Syam Indradi, tersangka minta diantar dari wilayah Kota Cilegon ke daerah Kronjo. Rute yang dilalui dari Tol Cilegon dan keluar di Pintu Tol Balaraja Barat.

Saat tiba di tempat kejadian perkara, tersangka menodongkan pisau cutter di leher korban. Akibat todongan itu, leher korban mengalami luka.

Oleh karenanya, mobil yang dikemudikan korban oleng dan menabrak sebuah warung. “Korban langsung keluar mobil dan teriak meminta pertolongan warga,” kata Ade.

Warga yang mendengar teriakan minta tolong korban langsung berkerumun. Sementara tersangka langsung mengambil alih kemudi mobil Brio milik korban.

Karena dikepung massa, tersangka menjadi tidak bisa mengendalikan mobil. Akibatnya, mobil korban yang diambil alih tersangka terperosok ke sawah.“Tersangka langsung kabur melarikan diri meninggalkan mobil sambil membawa telepon genggam milik korban,” tutup Ade Ary Syam Indradi.

Sementara polisi yang mendapat laporan langsung melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil meringkus tersangka.

Tersangka dijerat Pasal 365 ayat (1) KUHP juncto Pasal 365 ayat (2) dengan ancaman hukuman di atas 10 tahun penjara. Sedangkan barang bukti yang diamamkan adalah 1 unit mobil korban, 2 unit telepon genggam, dan 1 pisau cutter.

Artikel ini telah dibaca 16945 kali

loading...
Baca Lainnya

UU Cipta Kerja Mempermudah Perizinan Usaha

Oleh : Angga Gumilar DPR baru saja mengesahkan Undang-undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) sebagai salah...

31 Oktober 2020, 16:51 WIB

Pilbup Sidoarjo, Bakal Wujudkan Swasembada Pangan, Cabup Bambang Haryo Serius Perhatikan Nasib Petani

Sidoarjo – Calon Bupati Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono (BHS) terus melakukan safari politiknya dengan terjun...

31 Oktober 2020, 02:44 WIB

Dukung Otsus untuk Masa Depan Pemuda Papua

Oleh : Abner Wanggai Otonomi khusus akan diperpanjang selama 20 tahun ke depan. Seluruh warga...

30 Oktober 2020, 22:10 WIB

Mewaspadai Klaster Keluarga Selama Libur Panjang

Oleh : Rahmat Siregar Di akhir bulan Oktober, masyarakat Indonesia menikmati libur panjang sejak 28...

30 Oktober 2020, 21:21 WIB

Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ignatius Sigit Wafat, Sahabat Polisi Berduka

Jakarta – Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri Irjen Ignatius Sigit Widiatmono meninggal dunia akibat...

Ketum Sahabat Polisi, Fonda Tangguh

30 Oktober 2020, 20:31 WIB

UU Cipta Kerja Mampu Memulihkan Ekonomi di Tengah Pandemi

Oleh : Aldia Putra UU Cipta Kerja yang baru saja disahkan oktober ini menjadi tumpuan...

30 Oktober 2020, 02:40 WIB

loading...