Selasa, 14 April 2020 - 12:45 WIB

Ilustrasi. (sumber: merdeka.com)

Ilustrasi. (sumber: merdeka.com)

Pandemi Covid-19, Warga Pasaman Sumbar Terancam Mati Kelaparan?

Pasaman, – Anggota DPRD Pasaman Ahmad Kadafi, menyebutkan takut nanti masyarakat mati kelaparan bukan mati karena Corona atau Covid-19.

“Takut kita besok masyarakat mati kelaparan bukan mati karena Corona,” ungkap Ahmad Kadafi ketika dikonfirmasi Deliknews.com soal isolasi mandiri salah satu kampung di Kecamatan Simpati, Selasa (14/4/20).

Baca juga: Covid-19, Bidan Desa di Pasaman Cemas Butuh Perhatian

Pandemi Covid-19, Lion Air Tegaskan Harga Tiket Sesuai Aturan

Disampaikan Ahmad Kadafi, sekitar 45 keluarga di Kampung Koto Kecamatan Simpati Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) melakukan isolasi mandiri dirumah masing-masing.

“Iya ada isolasi mandiri sekitar 45 KK, masyarakat cemas telah 2 orang positif Corona disini, itu sebabnya dilakukan isolasi mandiri dirumah masing-masing satu kampung,” ujar Ahmad Kadafi.

Menurutnya, masyarakat telah mengikuti aturan pemerintah untuk tidak keluar rumah, namun perhatian dari pemerintah terhadap masyarakat belum ada.

“Alhamdulillah sampai sekarang belum ada (terima bantuan), kami masyarakat mengikuti aturan Pemda tidak keluar, namun kami butuh perhatian dari Pemda. Sudah 2 kali diumumkan Bupati, warga positif Corona di Kecamatan Simpati, namun hingga kini untuk perhatian boleh disebutkan belum ada,” terang Ahmad Kadafi, anggota DPRD Dapil setempat.

Ahmad Kadafi berharap agar pemerintah serius menangani masalah Covid-19, sebab ini sudah mendunia, khususnya Kecamatan Simpati sudah merasakan dampak virus tersebut. “Ini bukan dibuat-buat, masyarakat sudah patuhi aturan, tolong diperhatikan,” tegasnya.

Perihal itu, media ini telah mencoba mengkonfirmasi Bupati Pasaman Yusuf Lubis juga selaku ketua Gugus Tugas Covid-19, via telepon dan SMS, namun belum ada tanggapan.

Dikonfirmasi Kadis Kominfo Pasaman William Hutabarat selaku Koordinator Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19, via WA belum menanggapi, dan via telepon menyampaikan sedang ada rapat.

Baca juga: Penanganan Covid-19 Sesuai Standar Internasional

Pembatasan Sosial Berskala Besar Minimalisasi Penularan Covid-19

“Sebentar, sedang rapat,” kata William Hutabarat via telepon.

Hal yang sama ketika di coba mengkonfirmasi Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19, Kapolres Pasaman AKBP Hendri Yahya, via WA belum menanggapi dan via telepon menyampaikan sedang ada rapat.

Hingga berita ditayangkan, media ini belum ada menerima penjelasan dari Pemerintah Kabupaten Pasaman maupun Gugus Tugas Covid-19, terkait kabar masyarakat yang isolasi mandiri tersebut dan belum mendapat perhatian dari pemerintah.

(Darlin)

Artikel ini telah dibaca 2381 kali

loading...
Baca Lainnya

SP Sumbawa Tolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja dan Mendukung Pengesahan RUU PKS

Sumbawa – Solidaritas Perempuan (SP), Kabupaten Sumbawa NTB dengan tegas menolak RUU Omnibus Law cipta...

14 Juli 2020, 18:39 WIB

Thalib: Sejauh ini Saya Masih Setda

Gayo Lues-Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Gayo Lues, Thalib, membantah terkait isu yang selama ini beredar...

14 Juli 2020, 14:22 WIB

Inspektorat Malaka Periksa Kades Naas Terkait Laporan Dugaan Penyelewengan Dana Desa Dari Masyarakat

Malaka – Warga masyarakat Desa Naas, Kecamatan Malaka Barat melaporkan dugaan penyelewengan anggaran 2018-2019 oleh...

14 Juli 2020, 01:14 WIB

Pasca Ribut Pemilik Rumah Dengan Personil Satpol PP, Camat Teluk Dalam Lakukan Mediasi

Nias Selatan, Deliknews.com – Pasca ribut antara personil Satpol PP Kabupaten Nias Selatan dengan salah...

13 Juli 2020, 21:11 WIB

Kejari Pasaman Ajak Media Laporkan Temuan Kegiatan Fiktif

Pasaman, – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasaman, Fitri Zulfahmi, S.H, M.H, mengajak awak media untuk...

 Fitri Zulfahmi, S.H, M.H mantan kepala Kejaksaan Negeri Nunukan, kini menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman. (Sumber foto: Niaga.asia)

13 Juli 2020, 17:02 WIB

Jembatan Bailey Desa Lesten Roboh Diterjang Hujan Deras

Pada Minggu 12 Juli 2020 sekira pukul 02.00 WIB Desa Lesten, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo...

12 Juli 2020, 19:01 WIB

loading...