Jumat, 22 Mei 2020 - 11:08 WIB

Polresta Tangerang Telah Putar Balik 35 Kendaraan di Hari Ke-28 Ops Ketupat

TANGERANG – Hari ke-28 Operasi Ketupat Kalimaya 2020, Kamis (21/5/2020), Polresta Tangerang Polda Banten memaksa putar balik 35 kendaraan yang diduga akan mudik.

Kegiatan yang merupakan bagian dari pelaksanaan larangan mudik itu digelar di beberapa lokasi penyekatan Polresta Tangerang yang ada di Kabupaten Tangerang.

“Kendaraan yang kami minta putar arah didominasi kendaraan pribadi roda empat dan roda dua yang sengaja memilih jalur non–tol untuk menghindari penjagaan petugas,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Jumat (22/5/2020).

Ade menambahkan, jalur tol sudah dijaga ketat petugas sehingga kendaraan dari arah Jakarta atau sebaliknya sudah sangat dibatasi aksesnya.

Oleh karenanya, banyak pengendara terutama kendaraan pribadi mengambil inisiatif jalur non–tol. Namun, lanjut Ade, penjagaan di jalur non–tol pun turut diperketat.

Adapun perincian kendaraan yang dipaksa putar balik terdiri dari bus umum 3 unit, kendaraan roda empat 17 unit dan sepeda motor 15 unit.

Ditambahkan Ade, kendaraan pribadi yang diberhentikan petugas rata–rata berisi lebih dari 4 penumpang. Tujuan para pengendara adalah Pelabuhan Merak atau akan menyeberang menuju wilayah Sumatera.

“Kami minta putar arah secara persuasif dan sekaligus memberi informasi bahwa kalau pun lolos dari penjagaan kami, tetap akan menemui penjagaan di jalur berikutnya. Sehingga ada risiko memutar lebih jauh,” terangnya.

Menurutnya, larangan mudik sudah tertuang dalam Permenhub Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah dalam Rangka Pencegahan Penyebaran COVID–19.

Larangan mudik mulai berlaku sejak 24 April hingga 31 Mei 2020 untuk sektor darat dan penyeberangan. Sedangkan untuk kereta api, larangan mudik berlaku hingga 15 Juni 2020. Untuk sektor kapal laut, larangan mudik berlaku hingga 8 Juni 2020 dan untuk sektor angkutan udara, larangan mudik diberlakukan hingga 1 Juni 2020.

Dengan adanya aturan itu, lanjutnya, masyarakat diimbau untuk menunda kegiatan mudik, setidaknya sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan.

Artikel ini telah dibaca 29145 kali

loading...
Baca Lainnya

Disiplin Protokol Kesehatan dan Dukung Vaksinasi Nasional Sukseskan Pencegahan Covid-19

Oleh: Heru Rianto (Pegiat Literasi Komunikasi dan Blogger Kota Solo) Jumlah kasus aktif virus Corona...

2 Desember 2020, 22:24 WIB

UU Cipta Kerja Kunci Pemulihan Ekonomi Nasional

Oleh : Alfa Mayora Pemerintah sedang gencar memulihkan ekonomi nasional agar tak lagi terjebak dalam...

2 Desember 2020, 20:30 WIB

Masyarakat Adat Papua Menolak Separatisme

Oleh : Agustinus Mareo 1 Desember sering diperingati sebagai HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM). Kelompok...

2 Desember 2020, 18:01 WIB

Masyarakat Mengecam Demo Rusuh Papua Merdeka

Oleh : Rebecca Marian Demo yang rusuh di Sorong dan Manokwari menggegerkan wilayah Bumi Cendrawasih...

2 Desember 2020, 11:28 WIB

Vaksin Sinovac Memenuhi Aspek Kehalalan

Oleh : Tasya Camila Vaksin corona sudah dinanti-nanti oleh masyarakat agar pandemi lekas berakhir. Mereka...

1 Desember 2020, 23:09 WIB

Masyarakat Tidak Simpati Ceramah Rizieq Tebar Kebencian

Oleh : Aditya Rahman Di dunia maya sedang viral video ceramah Rizieq Shihab yang mengejutkan....

1 Desember 2020, 20:59 WIB

loading...