Jumat, 22 Mei 2020 - 11:49 WIB

Selama 34 PSBB, Polresta Tangerang Keluarkan 9.080 Teguran Simpatik

TANGERANG – Polresta Tangerang Polda Banten mengeluarkan sebanyak 9.080 teguran kepada pengendara kendaraan, sejak hari pertama Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Tangerang Raya hingga hari ke-34.

Hari pertama PSBB di wilayah hukum Polresta Tangerang dimulai pada Sabtu 18 April 2020.

“Dari hasil evaluasi kegiatan PSBB di Kabupaten Tangerang yang masuk wilayah hukum Polresta Tangerang dari hari pertama hingga hari ke-34, Kamis 21 Mei, tercatat ada 9.080 teguran simpatik,” jelas Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Jumat (22/5/2020).

Ade menyebut, selama 34 hari PSBB ada kendaraan masuk wilayah hukum Polresta Tangerang sejumlah 666.600.

Menurutnya, dalam PSBB di Kabupaten Tangerang terdapat 16 titik check point. “Delapan diantaranya masuk wilayah hukum Polresta Tangerang,” urai Ade.

Adapun 8 titik check point tersebut berada di Pasar Kemis (Simpang Pasar Kemis), Cikupa (Gerbang Citra Raya), Kronjo (Perbatasan Krono-Tanara), Rajeg (Simpang Kukun), Tigaraksa (Pos Pantau Jl Syech Nawawi), Solear (Simpang Taman Adiyasa), Jambe (Bundaran Kutruk) dan Jayanti (Perbatasan Serang-Jl Raya Serang).

Ade menambahkan, jenis pelanggaran masyarakat yang ditemukan saat pelaksanaan PSBB diantaranya, tidak memakai masker, konfigurasi jumlah dan posisi orang dalam kendaraan mobil, serta pengendara sepeda motor yang berboncengan berbeda domisili.

Agar tidak mengulanginya, masyarakat yang melanggar dan tidak mengindahkan aturan yang tercantum dalam pelaksanaan PSBB untuk sementara diberikan teguran simpatik.

“Tentu kami terus memberikan imbauan dan peringatan kepada masyarakat, guna menumbuhkan kesadaran agar dapat mematuhi peraturan PSBB dalam upaya percepatan penanganan Covid–19,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 21020 kali

loading...
Baca Lainnya

Omnibus Law Cipta Kerja Memberikan Kemudahan Peluang Usaha

Oleh : Intan Prameswari Makin banyak orang yang ingin membuka bisnis baru, namun sayangnya tebentur...

19 September 2020, 23:32 WIB

Strategi ‘Rem dan Gas’ Seimbangkan Fokus Kesehatan dan Ekonomi di Era Adaptasi Kebiasaan Baru

Oleh: Muhammad Sidiq (Ketua Gerakan Literasi Terbit Regional Kota Bandung) Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan...

19 September 2020, 22:44 WIB

KAMI Ancam Persatuan Bangsa

Oleh : Ahmad Kurniawan Koalisi aksi menyelamatkan Indonesia (KAMI) ditolak mentah-mentah oleh masyarakat, karena dianggap...

19 September 2020, 21:41 WIB

Restoratif Justice Rezka Oktoberia Di Setujui Kejaksaan Tinggi Sumatra Barat, Tokoh Luak 50 Kota: Alhamdulillah

Keluarnya Peraturan Kejagung RI nomor 15 tahun 2020 di sambut baik oleh masyarakat. Apresiasi untuk...

19 September 2020, 15:29 WIB

Omnibus Law Cipta Kerja Menguntungkan Para Pencari Kerja

Oleh : Adiarso Wibowo Peresmian omnibus law Cipta Kerja dinanti-nanti oleh masyarakat Indonesia, terutama para...

18 September 2020, 22:22 WIB

PERAN TOKOH MASYARAKAT DAN MEDIA PENTING DALAM UPAYA MENANGGULANGI PANDEMI COVID-19

Oleh : Alfisyah Kumalasari Wabah pandemi Covid 19 di Indonesia tidak terasa telah memasuki bulan...

18 September 2020, 21:48 WIB

loading...