Malaka, NTT, deliknews- Dinas pariwisata mendukung program Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH dan Wakil Bupati Malaka Louise Lucky Taolin, S. Sos dengan melakukan rapat sosialisa bersama beberapa OPD dan para pengusaha perhotelan dan restoran serta para pengusaha ruma makan yang ada diwilayah Kabupaten Malaka Nusa Tenggara Timur.
Gelar rapat sosialisai yang dibuka oleh bupati malaka, melalui Asisten III Daerah Malaka Drs. Yoseph Parera, MM diaula Kantor bupati, Kamis(3/2/2022) guna Meningkatkan destinasi pariwisata malaka yang terletak di malaka yakni motadikin dengan even-even hiburan, pacuan kuda dan berbagai even lainnya.
Bupati Malaka melalui Asisten III Drs. Yoseph parera, MM menyampaikannya, membangun destinasi wisata dimalaka harus senergitas dengan semua liding sektor yang ada dimalaka untuk sama-sama bergerak. Karena, stending pariwisata itu ada perhotelan, restoran atau rumah makan, perizinan, termasuk kesehatan dengan berpajakan sampai dengan keamanan.
Lanjut Yoseph Parera, terkait pariwisata tentunya berhadapan dengan tamu yang datang dari luar daerah berkunjung ke malaka untuk menyaksikan destinasi wisata yang ada daerah malaka. Dengan demikian membungun koordinasi dengan sektor-sektor tersebut untuk mendukung pembangunan pariwisata.
“Kegiatan yang dilakukan oleh dinas pariwisata bentuk dari kerjasama untuk membangun
Integrasi pemahaman kesadaran dan partisipasi para pelaku usaha hotel dan restoran dengan pengusaha rumah makan yang ada dikabupaten malaka, guna pertumbuhan ekonomi masyarakat malaka seutuhnya menuju malaka sejaterah.”unkapnya.
Ia juga, menyatakan bahwa sesuai dengan program bupati dan wakil bupati, lapangan umum Betun dirubah menjadi taman kota. Dan untuk lapangan Bola kaki, akan mengunakan lapangan dekenat Betun. Komitmen kita harus kuat dan sinergitas kita harus bangun yang terbaik sehingga meningkatkan pariwisata kedepan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala dinas pariwisata, Aloysius Werang, SH, MM pada media deliknews mengatakan kegiatan yang dilakukan kolaboratif degan melibatkan OPD terkait, dibawah tajuk: Identifikasi kesiapan Pelaku Usaha Hotel dan Restoran untuk mendukung pariwisata Malaka.
“Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Pariwisata bersama BPKPD Malaka, menjalankan Visi-misinya SN-KT, dengan menghadirkan nara sumber dari berbagai OPD dalam perspektif yang berbeda yakni:
Ferdinandus Un ,S.Hut,M.Si kadis Perizinan dan Penanaman Modal melihat dari perspektif legalitas usaha, dr. Lina dari Dinas Kesehatan melihat dari perspektif hygienis dan sanitasi pangan, Matilde Niis Seran, SE,M.Si dari dinas koperasi dan UMKM membedah dari perspektif dukungan pelaku usaha menengah, kecil dan mikro. Satpol PP yang dihadiri kasatpol PP Daniel Bria, SE,MM berbicara dari aspek penegakan aturan dan keamanan.
Kemudian, dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendaoatan Daerah, hadir kabid Pendataan dan Penetapan Theodirus Mau, ST, M.Si mewakili kaban, mengulas dari aspek kewajibn membayar pajak dan digitalisasi transaksi pendapatan daerah.
“Materi dari dinas pariwisata yang dibawakan oleh Kadis Pariwisata Aloysius Werang, SH,MM dengan tema Tantangan dan peluang usaha hotel dan restoran dalam mendukung pariwisata malaka.”beber kadis pariwisata.
Lanjut kadis Pariwisat, Aloysius Werang, SH, MM bahwa kegiatan ini hadir juga narasumber dari pemerhati dan praktisi Pariwisata prov NTT, Bpk Aloysius Bria membedah dari aspek Hospitality sebagai roh dari pariwisata.
Pada kesempatan itu juga disepakati, pemda akan memediasi pembentukan PHRI, juga komite ekonomi kreatif, serta asosiasi pariwisata yang lain.
Tujuan kegiatan ini adalah integrasi tekad dan komitmen bersama untuk menjadikan pariwisata sebagai lokomotif pembngunan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan asli daerah.
Kegiatan ini sejalan degan visi Bupati dan Wakil Bupati Malaka, yaitu terwujudnya Malaka yang sejahtra, berbudaya dan berdaya saing.
Kegiatan ini juga dilakukan dalam rangka rencana pegelaran even pariwisata di kab malaka, baik even kesenian, olahraga, even budaya dan rohani.
Pemkab akan membenahi beberpa destinasi unggulan dan wahana hiburan di pantai motadikin, arena pacuan kuda, dan destinasi unggulan lainnya.” pungkasnya(Dami Atok)
