Langsung ke konten
Kamis, 29 Oktober 2026
NTT

Butuh Bukti dan Fakta Kejadian Lapangan, Bupati Malaka Langsung Turun Lokasi

Malaka, NTT, deliknews- Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH butuh bukti dan fakta kejadian lapangan yang dimana warga terkena dampak bencana atau musibah apapun yang terjadi pada masyarakat malaka.

Tidak telepas dari bukti dan fakta lapangan tersebut, Bupati Malaka, Dr. Sumon Nahak, SH MH bersama instansi tekhnis terkait memantau dan melihat langsung kondisi jembatan Alkani dan bronjong di sekitar jembatan yang ada di Desa Lamea, Kecamatan Wewiku, Rabu (9/2/2022).

Dengan adanya informasih yang didapatkan oleh Bupati Simon, langsung datang ke lokasi karena sesuai laporan dari warga bronjong yang sudah dibangun tergerus air dan tiang jembatanpun dihantam derasan arus air sungai.

Selain itu, jika terjadi banjir di wilayah tersebut, salah satu perkampungan yakni Laenkabuka diterjang banjir, sehingga lahan, ternak dan rumah warga tergenang air.

Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH kepada masyarakat setempat saat memantau keadaan lokasi mengatakan keadaan seperti ini sangat mendesak dan segera disikapi.

“Adanya hal seperti ini sesegera disikapi, maka saya langsung turun kelokasi untuk melihat secara dekat dalam pembuktian dan fakta lapangan itu apa saja yang terjadi kerusakkan yang terdampak pada warga.

Bukan kita sudah mendengarkan informasi, lalu hanya perangkat daerah dalam hal ini tim yang datang dan bupati dapat saja laporannya. Saya tidak seperti itu. “Kata Bupati bersama Pimpinan Perangkat Daerah, Camat, Kepala Desa dan warga setempat di bawah jembatan.

“Saya sudah datang lihat sendiri bersama instansi tekhnis terkait dan setelah kunjungan ini, saya tugaskan kepada Dinas PU dan Badan Penanggulangan Bencana berkoordinasi dengan Camat dan Kepala Desa untuk ditangani,” kata Bupati.

“Perlu adanya skala prioritas terkait keadaan warga seperti ini, tentunya dengan melihat kondisi keuangan daerah, akan ditangani hal-hal yang sifatnya mendesak. Hanya perlu ada skala prioritasnya, terutama terkait longsor dan gerusan air banjir,” ungkap Bupati Malaka.

Pada tempat yang sama, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Malaka, Ir. Yohanes Nahak mengatakan pihaknya segera menindaklanjuti mandat yang ditugaskan Bupati untuk segera menangani situasi sesegera ini.

“Memang bronjong yang ada di pinggir sungai itu dibuat Dinas PU dan kondisinya sudah mulai rusak dihantam banjir. Sehingga dinas akan segera tangani langsung,” ujarnya.

Yohanes Nahak juga menuturkan sesuai data dinas, masih ada sekitar 60 meter di pinggir sungai yang harus dibuat bronjong sehingga ketika terjadi banjir, tidak merusak rumah dan lahan warga.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Gabriel Seran juga mengemukakan koordinasi lintas dinas dan instansi segera dilakukan, agar keadaan warga dapat terselamatkan.

“Kita segera buat koordinasi sesuai perintah pimpinan, agar keadaan seperti ini segera diatasi,” katanya singkat.

Sementara Ketua Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Malaka, Eduardus Klau mengharapkan kepada Bupati Malaka dan instansi tekhnis agar setelah datang dan melihat langsung keadaan warga seperti ini, segera dieksekusi sehingga warga mendapat kepastian.

Turut mendampingi Bupati Malaka, Kepala Badan Kesbangpol Yohanes Bernando Seran, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Wendelinus Un, Kepala Dinas PMD Agustinus Nahak.

Hadir juga Camat Wewiku Yohanes Klau Seran dan para Kepala Desa Kecamatan Wewiku. (Dami Atok)