NTT  

Tim Buser Polres Belu Bekuk Pencuri Kotak Amal Di Masjid Al-Muhajirin Atambua

Atambua, NTT, deliknews- Pelaku pencurian 3 kotak amal di Masjid Al-Muhajirin di Tini, kelurahan Beirafu, Kecamatan kota Atambua Natalino Pareira Waragao pada 19 Desember 2021 lalu, akhirnya berhasil dibekuk Tim Buser l Polres Belu di Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang Rabu (16/2/2022) dini hari.

Salah satu Anggota Satreskrim Polres Belu Naris Nua, menjelaskan bahwa setelah mendapat informasi soal keberadaan pelaku, dirinya bersama ketiga teman lainnya, pada (15/2/2022) langsung bergerak cepat menuju Kupang untuk melakukan upaya penangkapan.

Saat tiba di lokasi yang sudah di ketahui, pelaku Natalino Pareira Waragao, yang sedang berada di salah satu kos yang ada di kelurahan Lasiana, kecamatan Kelapa Lima kota Kupang, pelaku sempat ingin bersembunyi didalam kamar dengan cara mematikan lampu kamar kos. Karena takut di tembak aparat, Natalino yang sudah memgetahui jika saat itu ada aparat maka dirinya pun langsung keluar dari kos dan menyerahkan diri pada Rabu (16/2/2022) dini hari.

“Pelaku saat itu sempat mematikan lampu daam kamar kos dan ingin menyembunyikan diri saat kami tiba di lokasi. Kami minta pelaku menyerahkan diri jika tidak ingin ditembak, pelaku akhirnya keluar dari dalam kamar kos dan menyerahkan diri,” ujar Naris Nua sesaat setelah tiba membawa pelaku di Mapolres Belu Rabu (16/02/2022) sore.

Sementara, pelaku pencurian Natalino Pareira Waragao ketika ditanya berapa besar uang yang didapat dari hasil curian dalam 3 kotak amal tersebut, dirinya menuturkan tidak tau persis soal jumlah uang dari 3 kotak amal yang ia curi, namun ia mengakui uang tersebut telah digunakan untuk bayar kos dan sisanya digunakan untuk senang-senang.

“Saya tidak tau persis berapa banyak uang yang saya dapat tapi mencapai jutaan, uang itu sudah saya gunakan untuk bayar kos 3 bulan dan sisanya untuk senang-senang,” tuturnya.

Kapolres Belu melalui Kasat Reskrim AKP Sujud Alif Yulamlam kepada wartawan mengatakan, penangkapan terhadap pelaku atas laporan staf Masjid Al-Muhajirin atas nama Sobir.

Polres Belu terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan yang bersangkutan dan diketahui berada di Kota Kupang.

“Kita langsung lakukan tindakan dan amankan yang bersangkutan di kos Lasiana. Pelaku sudah diamankan di Polres Belu dan kita sedang lakukan pemeriksaan insentif,” kata dia.

Terkait aksi itu, pelaku Ino sapaan Natalino dikenakan pasal 362 ayat 1 sub 363 ayat 3 e jo 486 perbuatan berulang dan terancam 7 tahun penjara.

Diketahui, yang bersangkutan Ino resedivis baru keluar dari penjara dua bulan lalu karena pelaku melakukan hal serupa mencuri di toko Serafim dan swalayan Kreatif Mart.(dhoru/Dami Atok).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.