Langsung ke konten
Kamis, 29 Oktober 2026
NTT

Tokoh Adat : Serahkan Tanah Pada SMP Yayasan St.Fransiskus Asisi

Malaka, NTT, deliknews- Mendekatkan pelayanan pendidika pada masyarakat desa Lakulo, maka dari Sekolah SMP St. Fransiskus Asisi Lakulo yang bernaung di Yayasan St. Frasiskus Asisi mendapatkan penyerahan tanah dari para tua-tua(tokoh)Adat.

Penyerahan tanah lokasi untuk SMP St. Fransiskus Asisi Lakulo itu, lansung melakukan pengukuran tanah dengan ukurannya, P. 50 m dan L. 36 m. Selanjutnya ditandatangani surat penyerahan besama antara pihak Sekolah dan tua-tua Adat, Sabtu(26/2/2022)

Pendidikan sangat penting bagi anak dan cucu, maka Ketua suku (ketus) Swa, Kamilus Seran dan ketua Suku (Ketus) Ieobadaen, Sbastianus Kehi, menyerahkan tanah kepada Sekolah SMP St.Fransiskus Asisi lakulo yang bernaung di Yayasan St. Fransiskus Asisi yang disaksikan oleh Kepala Desa Lakulo, Mikhael Seran Kehi, ketuas Tolubein, Nikolas Klau Lon dan ketuas Kaebauk, Yeremias Kehi.

Pada kesempatan penyerahan tanah pada SMP St. Fransisku Asisi Lakulo, Ketua Suku Swa, Kamilus Seran dan Sbastianus Kehi, hal senada menyatakan pendidikan sangat penting bagi kita, Anak dan cucu kedepan. Namun, srana-prasana pendidikan itu tanah dan gedung.

“Jadi tanah yang diserahkan kesekolah dan Yayasan ini dengan hati yang iklas untuk pembangunan gedung sekolah. Kalau Sekolah ada di wilayah lakulo, tentunya anak-anak tidak lagi jauh-jauh ke sekolah diwilayah tetangga.

Dengan demikian, kita harus mendukung pendidikan dengan kontribusinya itu menyerahkan tanah untuk bisa membangun gedung sekolah. Dan bila ada bantuan dari pihak pemerintah, kita lebih bersyukur, karena pemerintah juga ikut mendukung masyarakatnya. ” tandas tua-tua Adat.

Pada tempat yang sama Kepala desa Lakulo, Mikhael Seran Kehi mengatakan dirinya sebagai pemerintah desa mengatas namakan pemerintah Kabupaten Malaka dan dinas P%K mengucapkan terima kasih banyak pada Tua-tua Adat Lakulo yang telah mendukung pemerintah merelahkan tanahnya untuk mendekatkan pelayanan pendidikan pada Masyarakat. Ucap Desa Mikhael.

“Saya apresiasi dan mengucapkan banyak terimakasih pada tua-tua Adat lakulo yang mendukung pemerintah daerah dan pemerinta desa dengan kontribusi penyerahan tanah kepada sekolah. Itu hal luar biasa, karena penyerahan tanah dengan sukarela dan hati yang iklas.” ujarnya.

Masih tetap tempat yang sama, ketua Yayasan St. Fransiskus Asisi, juga mengucapkan terimaksih pada tua-tua Adat yang telah menyerahkan tanah pada Yayasan dan sekolah.

Ia juga mengucapkan terimakasih pada Kepala desa Lakulo, serta warga desa Lakulo yang telah meluangkan waktunya, untuk mengikuti rapat kesepakatan bersama penyerahan tanah pada SMP dan Yayasan tersebut. Tandasnya.

Diselah-selah rapat kesepakatan bersama itu, Mantan Kepala Sekolah SDK Kabukalaran, Paulus Seran Malik sentilkan lokasi SDK Kabukalaran pada tahun 2007 itu semua sekolah SDK harus memasukan laporan ukuran luas lokasi tanah sekolah. Jika tidak masukan luas ukuran lokasi tanah sekolah, maka tidak mendapatkan dana Bos.

“Oleh karena desakan dari dinas Kabupaten untuk segerah memberikan laporan tersebut, maka saya bersama guru-guru melakukan pengukuran lokasi tanah SDK Kabukalaran. Dalam pengukuran itu, tampa ada surat penyerahan tanah kesekolah.”ungkap Paulus Seran Malik.

Rapat kesepakatan penyerah tanah bersam tua-tua Adat, mulai dari awal samapi dengan akhir, tidak ada hambatannya, dan berjalan dengan lancar dan aman sampai dengan selesai.(Dami Atok)