Takbiran di Pasaman Membuat Haru, Rindu dan Merinding

Gema takbir dan tahmid tak henti sahut menyahut di saentero Kota Lubuk Sikaping, selepas berbuka puasa terakhir di bulan Ramadhan 1443 H, ba’da Maghrib tadi.

Di masjid, mushalla dan toko-toko sepanjang jalan Ibu Kota Kabupaten Pasaman, terdengar lantunan takbir dan tahmid menyerukan kebesaran Allah, di hari kemenangan umat Islam setelah sebulan penuh berpuasa.

Di ruas jalan Sudirman, pusat Kota Lubuksikaping, terlihat ratusan kendaraan roda empat, truk juga bus berjejer memenuhi hampir sepanjang dua kilometer jalan hingga ke halaman depan Rumah Dinas Bupati Pasaman.

Baca juga: Jelang Lebaran, PDAM Pasaman Bongkar Pipa Air Bila Warga Tak Bayar Tagihan dan Denda

Saham Rp60 M Dipertanyakan, PDAM Pasaman Langgar Peraturan Pemerintah

Di teras rumah tampak Bupati Pasaman H. Benny Utama beserta Ny. Susi Benny, Forkopimda, wakil bupati dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah Pemkab. Pasaman berbaris rapi, jelang dilepasnya pawai takbiran perdana, pasca virus corona ‘eksodus’ dari RRC ke Indonesia.

“Selamat merayakan hari kemenangan di hari yang fitri, setelah sebulan penuh berpuasa di bulan ramadhan. Dan besok pagi, jika cuaca memungkinkan, kita laksanakan shalat Ied di halaman kantor bupati,” ujar Bupati Benny Utama, sesaat sebelumnya melepas iring-iringan kendaraan takbiran, dilansir dari Diskominfotik Pasaman, Minggu (1/5/22).

“Dengan mengucap Bismillahhirrahmanirahim, pawai takbiran malam idul Fitri 1443 hijriyah, Saya lepas,” ucap Bupati Benny sambil melambaikan tangan ke iring-iringan kendaraan yang melintas di halaman depan rumah dinas Bupati Pasaman.

Masyarakat yang berada diatas kendaraan tak kalah semangat. Ditengah lantunan takbir dan tahmid yang menggema keras, masyarakat membalas lambaian tangan orang nomor satu di Pasaman itu. Tak ketinggalan pawai obor anak nagari Lubuak Sikapiang, ikut bertakbir melintas di halaman rumah Bupati Pasaman.

Nyonya Susi Benny, wakil bupati, forkopimda serta kepala OPD, juga ikut melambaikan tangan. Benar-benar suasana yang menguras emosi kegembiraan yang mendalam.

Sejumlah warga Lubuksikaping yang sempat ditemui saat menyaksikan pawai takbiran akbar itu, mengaku haru bercampur gembira.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.