NTT  

Dinas Pariwisata, Kerja Sama Bank NTT dan Dinas Perhubungan Menata Pujasera Malaka

Malaka, NTT, deliknews – Dinas Pariwisata terus menata lokasi Pusat Jajanan Selerah Rakyat(Pujasera) dilapangan Betun desa Wehali Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka Nusa Tenggara Timur itu, mulai dari penataan tempat-tempat jualan hingga tempat pemarkiran kenderaan yang dibawa oleh pengunjung.

Dalam penataan tempat jualan atau lapak itu sudah kerja sama dengan pihak Bank NTT untuk menyediakam tendanya. Kemudian, tempat parkiran kenderaan itu di atur oleh dinas perhubungan dan karang taruna yang ada diwilayah desa Wehali.

Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH MH melalui Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Malaka, Aloysius Werang SH mengatakan tempat pusat Jajanan Selarah Rakyat(Pujasera) terus ditata mulai dari lapak hingga tempat parkiran kenderaan beroda dua dan roda empat yang dibawa oleh pengunjung. Ungkap Kadis Pariwisata, Aloysius Werang, SH dilapangan Betun, Senin(19/5/2022)

Lanjut Kadis Pariwisata, tempat jualan atau lapak itu dari pihak pemerintah telah bekerja sama denga Bank NTT untuk mengadakan tendanya. Tujuannya itu, agar dilihat serangam dan rapih karena ini terletak langsung dipusat kota.

Dengan demikian, hari ini kita dari Dinas Pariwisata bersama pihak dari keuangan, Perhubungan dengan Bapak Camat serta perangkat dan kepala desa Wehali yang diwakili Sekertaris desa untuk meninjau lokasi supaya bisa mengatur lapak-lapak dan tempat parkiran kenderan yang di bawa pengunjung tersebut. Ujarnya.

“Pengelolaan lapak dan tempat parkiran itu, diserahkan ke Karang taruna dan Dinas perhubungan. Dalam pengelolaan tersebut akan dibuat aturannya sehingga pegelolaan sesuai dengan kententuan aturan yang ada.

Pada tempat yang sama, Camat Malaka Tengah, Stefanus Nahak Klau, S. Ip. Mengucapkan ini sebuah hal yang baru memulai, sehingga butuh kerjasama yang baik dari pihak pemerintah dan masyarakat, supaya Pusat Jajanan Selerah Rakyat(Pujasera) dapat dijaga secara baik agar bisa berguna dan bermamfaat untuk kita.

Maksut dijaga itu, yakni dirawat lokasinya sampai dengan tempat parkiran kenderan berdoa dua maupun beroda empat sehingga bisa terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan oleh manusia.

Dengan demikian kita bersama TNI-PoLRI serta karang taruna sudah dibicarakan untuk menjaga keamanan dilokasi Pujasera ini.

” Saya harapkan pada masyarakat yang menjual disini itu hanya saja jual makanan dan minuman. Bukan menjual sayur-sayuran atau ikan. Dan julan makanan dan minuman itu juga harus berstandar pada perizinan Balai POM. “tutupnya.(Dami Atok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.