Dukung Aplikasi SOLOK LIA, Bidang GTK Dikbud Malaka Ingatkan Pengajuan Laporan Data Sekolah

Malaka, NTT, deliknews- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Malaka mengoptimalkan pelayanan administrasi kepegawaian dan data sekolah dengan menciptakan inovasi baru, brand Aplikasi SOLOK LIA. SOLOK LIA, sistem informasi dan pelayanan administrasi kepegawaian yang efisien dan efektif berbasis digital. Bidang Pembinaan Ketenagaan (GTK) mengingatkan para kepala sekolah akan pengajuan laporan data sekolah yang berkualitas.

Kabid GTK Dinas Dikbud Malaka, Djefridus Klau, S. Pd kepada wartawan, Senin (24/5/22) di ruang kerjanya mengatakan para kepala sekolah perlu memberi perhatian serius terhadap laporan data sekolah untuk keberadaan dan keberlanjutan penyelenggaraan pendidikan di sekolah.

Dikatakan, Bidang GTK mengurus secara khusus Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang sangat membutuhkan perhatian serius dan tanggung jawab kepala sekolah PAUD, PKBM, SD dan SMP dan kerja keras operator sekolah (OPS). Kepala sekolah wajib mengangkat dan menetapkan OPS dengan sebuah surat keputusan. “Ini penegasan Plt Kadis Dikbud untuk segera ditindaklanjuti sesuai surat pemberitahuan yang sudah dikeluarkan sejak 26 April 2022,” kata Djefridus.

Karena itu, kata Djefridus para kepala sekolah segera merespon untuk mengangkat OPS dan melaporkan. OPS bertanggung jawab penuh terhadap data sekolah sesuai Surat Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM) untuk menyiapkan data sekolah berkualitas yang meliputi profil sekolah, peserta didik, pendidik dan ketenagaan, sarana prasarana serta pengelolaan data online lainnya.

Pihaknya sangat mendukung Aplikasi SOLOK LIA terkait sistem informasi dan pelayanan administrasi kepegawaian. Aplikasi ini sangat bermanfaat untuk pelayanan administrasi kepegawaian yang aman, nyaman, mudah dan terintegrasi. Sehingga, OPS segera menyiapkan data sekolah umumnya dan data kepegawaian khususnya untuk dilaporkan lewat Aplikasi SOLOK LIA.

Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Dikbud Malaka, Yohanes Klau, S. Ip., M.M dalam rapat rutin, Senin (23/5/22) juga mengingatkan para kepala sekolah agar menyiapkan data tentang kondisi sekolah masing-masing untuk dilaporkan dengan mekanisme dan prosedur yang tepat.

Yohanes mengimbau agar para kepala sekolah jangan menggunakan saluran media lain seperti group whatsApp dan sosial media. Karena Dinas siap melayani dengan sistem aplikasi yang sudah tersedia. “Kalau pun ada kendala, datang ke Dinas untuk berkonsultasi pada jam yang sudah ditentukan,” kata Yohanes.(Dami Atok)

Pos terkait

loading...