Banda Aceh-Berdasarkan hasil temuan  BPK Tahun 2022 defisit Kabupaten Gayo Lues meningkat dari tahun sebelumnya yakni Kegiatan Non Operasional Tahun 2022 adalah sebesar Rp 2.106.904.252,12 meningkat sebesar Rp 5.869.331.416,46 atau 156,00% dari tahun sebelumnya sebesar (Rp 3.762.427.164,34) yang merupakan surplus defisit dari penjualan aset non lancar terdiri dari penjualan peralatan dan mesin-LO Rp2.306.327.285,71 dengan rincian sebagai berikut.

Surplus atau defisit dari Kegiatan dan Operasional.

Transaksi pos biasa yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues pada Tahun 2022 adalah sebesar (Rp16.636.920.780,00) mengalami peningkatan sebesar (Rp1.757.280.365,00) 11,81% dari tahun sebelumnya sebesar (Rp14.879.640.415,00) dengan perhitungan belanja tak terduga sebesar Rp16.636.920.780,00 di Pesan Kabupaten.

Surplus atau Defisit-LO

Surplus atau Defisit-LO tahun 2022 adalah sebesar Rp 33.659.093.423,85 mengalami penurunan sebesar Rp13.759.941.569,42 atau 29,63% dari tahun sebelumnya sebesar Rp 47.419.034.993,27 yang didapatkan dari perhitungan sebagai berikut.

Surplus/Defisit Operasional 2, Surplus/Defisit Non Operasional, Pos Luar Biasa Surplus/Defisit – LO Rp Rp Rp Rp 48.189.109.951,73 2.106.904.252,12,  (16.636.920.780,00) 33.659.093.423,85.

Sementara dari sumber Data kementerian keuangan TKDD Surplus Defisit 48 Milyar, Rabu (21/6/2023).

Hingga berita ini ditayangkan media ini belum berhasil mengkonfirmasi pejabat keuangan setempat(tim)