JAKARTA — Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka kembali melakukan kunjungan kerja (kunker) blusukan ke wilayah Indonesia timur. Menariknya, dalam perjalanan kali ini, Gibran turut memboyong sejumlah perwakilan mahasiswa dari berbagai universitas terkemuka.
Berdasarkan keterangan resmi Sekretariat Wakil Presiden, rombongan bertolak melalui Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Kamis (17/6). Rute kunker kali ini mencakup wilayah Ende di Nusa Tenggara Timur (NTT), Gorontalo, hingga Papua.
Kunjungan kerja ini difokuskan untuk memperkuat pengawasan serta menyempurnakan tata kelola program prioritas. Dua program utama yang menjadi sorotan adalah Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Gibran menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa ini merupakan tindak lanjut langsung atas aspirasi yang mereka sampaikan sebelumnya. Pemerintah berkomitmen penuh untuk terus memperbaiki tata kelola program-program nasional tersebut.
“Hari ini kami ditemani beberapa perwakilan mahasiswa. Kita akan berangkat ke Ende, Gorontalo, dan juga Papua. Jadi, pemerintah berkomitmen untuk terus memperbaiki tata kelola MBG dan koperasi,” ujar Gibran di Lanud Halim Perdanakusuma.
Putra sulung Presiden ke-7 RI Joko Widodo ini juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada elemen mahasiswa. Ia memuji langkah mahasiswa yang menyampaikan masukan secara damai dan konstruktif demi perbaikan program ke depan.
“Terima kasih sudah menyampaikan aspirasinya secara damai. Terima kasih untuk masukan-masukannya yang konstruktif, terutama terkait MBG dan koperasi,” tambah Wapres Gibran.
Melalui langkah transparansi ini, pemerintah ingin memastikan penggunaan anggaran negara berjalan secara optimal. Gibran menekankan pentingnya pengawasan agar program prioritas bersih dari penyimpangan anggaran.
“Kita pastikan setiap rupiahnya benar-benar termanfaatkan dengan baik, dan juga yang paling penting terbebas dari praktik korupsi. Saya kira langkah-langkah ini penting untuk tetap menjaga kepercayaan publik,” tegasnya.
Sejumlah perwakilan mahasiswa yang ikut dalam rombongan ini berasal dari latar belakang kampus yang beragam. Mereka tampak mengenakan jas almamater masing-masing saat menaiki tangga pesawat kepresidenan.
Nama-nama mahasiswa yang mendampingi Wapres antara lain Daffa Ulhaq dari Universitas Indonesia, Nolan Christoper Adam dari Universitas Pelita Harapan, dan Rapid Bena Matin dari Universitas Jenderal Soedirman. Selain itu, hadir pula Keletus Sakaro dari Universitas Sanata Dharma serta Salsabila Maulida dari Institut Seni Budaya Indonesia.
