Langsung ke konten
Rabu, 28 Oktober 2026
Nasional

BPJS Kesehatan Dikabarkan Bakal Dihapus dan Diganti Klinik Koperasi, Begini Faktanya!

Ilustrasi JKN (Sumber foto: BPJS Kesehatan/via detikcom)

JAKARTA — Media sosial dihebohkan dengan narasi yang menyebutkan bahwa program BPJS Kesehatan akan segera dihapus dan digantikan oleh Klinik Kesehatan Koperasi Merah Putih. Kabar bohong ini langsung memicu gelombang kekhawatiran dari masyarakat luas yang menilai program JKN tersebut sangat vital bagi layanan kesehatan nasional.

Sejumlah warganet bahkan mengecam keras wacana penghapusan tersebut melalui berbagai platform digital. Mereka menilai BPJS Kesehatan sebagai penyelamat utama bagi masyarakat saat membutuhkan pengobatan medis.

“BPJS itu program terbaik yang pernah Indonesia punya, serta asuransi fasilitas lengkap. Solusi buat rakyat yang sakit dan bikin orang jadi nggak takut berobat,” ujar salah satu warganet di aplikasi Threads, Selasa (27/10/2026).

Kekhawatiran publik kian memuncak karena sebagian warganet khawatir situasi negara akan memburuk jika program perlindungan kesehatan itu benar-benar ditiadakan. Bahkan, ada pula netizen yang melontarkan ancaman aksi demonstrasi.

“Kata gue mah kalau BPJS dihapus benar-benar chaos Indo,” tulis warganet lainnya.

Menanggapi polemik yang meresahkan tersebut, Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah angkat bicara. Ia secara tegas membantah isu pencabutan program jaminan kesehatan yang tengah viral di dunia maya.

“Dapat kami sampaikan bahwa informasi tersebut tidak benar,” kata Rizzky saat dikonfirmasi detikcom, Senin (26/10).

Pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi liar yang bersumber dari media sosial. Warga diminta selalu memverifikasi setiap kabar melalui saluran komunikasi resmi yang telah disediakan oleh instansi.

“Masyarakat dapat menghubungi layanan WhatsApp PANDAWA di nomor 08118165165, menggunakan aplikasi Mobile JKN, atau mengakses Care Center 165,” pungkas Rizzky menutup keterangannya.