Langsung ke konten
Selasa, 27 Oktober 2026
Nasional

Prabowo Siapkan Koperasi Merah Putih, Desa Bakal Punya Apotek hingga Cold Storage

Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan (KDKMP) Merah Putih akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Fasilitas ini dirancang sebagai instrumen utama pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memutus rantai kemiskinan di tingkat akar rumput.

Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Negara saat berpidato dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026. Acara besar ini digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12/7/2026) kemarin.

Dalam blueprint yang dipaparkan, KDKMP akan mengintegrasikan berbagai layanan vital di satu tempat. Mulai dari kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, logistik desa, gudang, cold storage, hingga apotek desa dengan obat generik murah.

“KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Akan ada cold storage ruang pendingin, supaya hasil-hasil petani tidak akan rusak dan berbagai layanan ekonomi lainnya,” ujar Presiden Prabowo.

Gagasan ini lahir dari pengalaman panjang Prabowo saat bertugas sebagai prajurit di berbagai daerah. Ia kerap menyaksikan langsung kesulitan hidup masyarakat desa akibat keterbatasan ekonomi dan jeratan utang.

“Saya semakin yakin, satu-satunya jalan untuk menjaga rakyat yang paling bawah adalah kekuatan koperasi,” tegas mantan Pangkostrad tersebut.

Untuk mengatasi ketergantungan petani pada rentenir, Presiden menginstruksikan penyediaan pembiayaan dengan bunga murah. Kehadiran koperasi simpan pinjam di setiap desa dinilai menjadi jawaban mutlak atas persoalan klasik permodalan tersebut.

“Rakyat kita harus bisa mendapat kesempatan pinjam uang dengan bunga yang murah. Jawabannya adalah harus ada koperasi simpan pinjam di setiap desa di seluruh Republik Indonesia,” kata Prabowo.

Lebih jauh, Presiden juga melarang keras perdagangan barang subsidi di luar jalur resmi. Pemerintah berkomitmen penuh menjadikan KDKMP sebagai saluran distribusi utama agar bantuan negara tepat sasaran.

“Semua barang subsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui Koperasi Desa Merah Putih. Harus, saya katakan ini harus, barang subsidi rakyat tidak boleh diperdagangkan,” ucapnya dengan nada lugas.

Tidak hanya sektor pertanian, penguatan ini juga menyasar sektor perikanan melalui penyediaan kapal dan pabrik es bagi koperasi nelayan. Pemerintah memproyeksikan program KDKMP ini mampu menggerakkan perputaran dana desa hingga Rp223 triliun setiap tahunnya.