Langsung ke konten
Kamis, 5 November 2026
Regional

Astaga! 50 Hektare Kebun di Moutong Terbakar, Diduga Berawal dari Pembakaran Rumput

PARIGI MOUTONG, Sulteng – Kebakaran hebat melanda kawasan perkebunan warga di Dusun II, Desa Olonggata, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah (Sulteng), Rabu (4/11/2026), sekitar pukul 11.30 Wita. Peristiwa tersebut menghanguskan sekitar 50 hektare lahan perkebunan milik sedikitnya 25 warga.

Sejumlah tanaman produktif seperti cengkeh, jambu mete, dan kelapa ikut terbakar bersama lahan kosong. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kapolsek Moutong, AKP Felix Alfons Saudale, S.H., menjelaskan, informasi awal kebakaran diterima dari seorang warga bernama Iyan (25) bersama istrinya, Ebi, yang kemudian melaporkannya kepada Kepala Desa Olonggata, Yusiran Ars, dan Kepala Dusun V, Sabrin.

Setelah menerima laporan, pemerintah desa segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Kecamatan Moutong dan Damkar Batalyon TP 918 MM. Masyarakat juga diminta melalui pengeras suara masjid untuk turut membantu proses pemadaman.

Sekitar pukul 14.30 Wita, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Moutong dan Batalyon TP 918 MM tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan bersama tim gabungan. Upaya pemadaman melibatkan sekitar 50 warga, 10 personel Polri, 19 personel Yon TP 918 MM, serta dua petugas Damkar Kecamatan Moutong.

Namun, proses pemadaman menghadapi kendala karena lokasi kebakaran berjarak sekitar 2,5 kilometer dari permukiman, tidak memiliki akses jalan, serta berada di kawasan perbukitan dengan medan terjal yang sulit dijangkau kendaraan maupun petugas.

Berdasarkan laporan perkembangan hingga pukul 18.35 Wita, petugas gabungan bersama masyarakat sempat beristirahat setelah melakukan upaya pemadaman. Meski demikian, api masih ditemukan di sejumlah titik sehingga pemantauan dan penanganan lanjutan tetap diperlukan.

Dari hasil analisis awal, kebakaran diduga bermula saat seorang warga membakar rumput di lahan milik mertuanya. Api kemudian merambat ke perkebunan yang bersebelahan dan meluas karena banyaknya daun kelapa serta rumput kering yang mudah terbakar.

Kapolsek Moutong menegaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan terlibat langsung dalam upaya pemadaman bersama tim gabungan. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran yang lebih luas dan merugikan warga.

Mantan Kasat Reskrim ini mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. (Sumardin)

Sumber: Humas Polres Parigi Moutong