Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono menghadiri Rapat Internal Komisi VII DPR RI pada Selasa, 12 Mei 2026, dengan agenda pembahasan program kerja dan agenda Komisi VII DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026.
Rapat tersebut juga membahas pembentukan sejumlah Panitia Kerja (Panja) yang berkaitan dengan penguatan sektor ekonomi nasional, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta sektor industri makanan dan minuman.
Dalam rapat itu, Komisi VII DPR RI membahas pembentukan Panja Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Pemberdayaan Ekonomi Mikro, Kecil, dan Menengah. Selain itu, turut dibahas pembentukan Panja Industri Susu, Panja Industri Makanan dan Minuman, serta Panja Industri Minuman Berperisa.
Bambang Haryo Soekartono atau BHS menilai pembentukan panja tersebut penting sebagai bagian dari upaya pengawasan dan penguatan sektor ekonomi nasional, terutama dalam mendukung pertumbuhan UMKM yang selama ini menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat.
Menurutnya, sektor usaha mikro dan kecil memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan perputaran ekonomi daerah. Karena itu, program KUR dan pemberdayaan UMKM perlu mendapat perhatian serius agar pelaksanaannya tepat sasaran dan mampu menjangkau pelaku usaha secara luas.
Selain sektor UMKM, BHS juga menilai industri makanan dan minuman merupakan sektor yang memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan industri nasional. Ia menyebut penguatan industri pangan dan minuman penting untuk mendukung ketahanan ekonomi sekaligus meningkatkan daya saing produk dalam negeri.
Rapat internal tersebut menjadi bagian dari persiapan agenda kerja Komisi VII DPR RI dalam masa persidangan mendatang, termasuk pengawasan terhadap kebijakan pemerintah di sektor industri, perdagangan, UMKM, dan investasi.
BHS berharap pembentukan panja-panja tersebut dapat menghasilkan rekomendasi dan langkah konkret yang mampu memperkuat sektor ekonomi nasional serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan pelaku usaha di berbagai daerah.
