Surabaya – Bambang Haryo Soekartono meminta pemerintah segera melakukan penyesuaian tarif angkutan penyeberangan guna menjaga kualitas pelayanan dan keselamatan transportasi laut nasional.
Permintaan itu disampaikan Owner PT Dharma Lautan Utama tersebut saat peringatan HUT ke-50 PT Dharma Lautan Utama di Surabaya, Sabtu.
Bambang Haryo menilai tarif angkutan penyeberangan saat ini masih tertinggal sekitar 38 persen dibanding kebutuhan operasional industri pelayaran. Kondisi tersebut, kata dia, berpotensi memengaruhi kemampuan operator kapal dalam memenuhi standar pelayanan dan keselamatan.
Menurut Bambang Haryo, penyesuaian tarif bukan semata-mata untuk kepentingan bisnis, melainkan demi menjaga keberlangsungan transportasi laut yang aman, nyaman, dan sesuai regulasi pemerintah.
“Penyesuaian tarif diperlukan agar pelayanan, kenyamanan, dan keselamatan tetap terjaga,” katanya.
BHS menilai dampak kenaikan tarif terhadap masyarakat tidak terlalu besar apabila dibandingkan dengan manfaat yang diperoleh dari peningkatan kualitas layanan transportasi laut. Ia menyebut industri pelayaran membutuhkan dukungan kebijakan agar tetap mampu berkembang di tengah kenaikan biaya operasional.
Selain menyoroti persoalan tarif, BHS juga optimistis terhadap prospek industri pelayaran nasional seiring pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai sekitar 5,6 persen. Menurut dia, pertumbuhan tersebut harus direspons dengan penguatan armada kapal dan peningkatan pelayanan kepada penumpang maupun sektor logistik.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi Soerjanto Tjahjono menilai pengelolaan kapal yang baik menjadi faktor utama dalam menciptakan keselamatan pelayaran.
Ia mengapresiasi pengelolaan armada yang dilakukan PT DLU dan berharap perusahaan pelayaran lain dapat menerapkan standar serupa.
Soerjanto juga mengungkapkan dukungan PT DLU terhadap penerapan regulated agent di sektor pelayaran. Sistem tersebut dinilai penting untuk meningkatkan pengawasan barang dan meminimalkan risiko kebakaran kapal.
Sementara itu, Direktur Utama PT Dharma Lautan Utama Erwin H. Poedjono mengatakan perusahaan terus berupaya melakukan inovasi menghadapi tantangan industri transportasi yang semakin kompetitif.
Ia menegaskan prinsip pelayanan kepada pelanggan tetap menjadi pedoman utama perusahaan selama 50 tahun perjalanan PT DLU.
“Founder kami selalu menyampaikan bahwa pelanggan adalah tamu terhormat. Itu yang terus kami jadikan pedoman,” ujar Erwin.
Acara peringatan HUT ke-50 PT DLU dihadiri sejumlah pejabat Kementerian Perhubungan, regulator pelabuhan, anggota DPR RI, KNKT, serta pelanggan perusahaan.
