JAKARTA — Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (29/5/2026) pagi. Seorang pejalan kaki tanpa identitas tewas setelah terlindas truk trailer bermuatan kontainer di depan Pos Polisi Cilincing.
Korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat terlindas roda belakang truk trailer bernomor polisi B 9763 UWW. Polisi menyebut insiden terjadi sekitar pukul 05.30 WIB saat arus lalu lintas mulai ramai oleh kendaraan besar yang melintas di kawasan tersebut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Utara, AKP Edy Wibowo, mengatakan korban masih berstatus Mr X karena belum ditemukan identitasnya. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi.
“Korban ini Mr X, dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat dilindas truk trailer dengan nomor polisi B 9763 UWW yang dikemudikan pria berinisial R,” kata AKP Edy Wibowo, Jumat.
Menurut Edy, peristiwa bermula ketika korban berjalan di tepi Jalan Raya Cilincing, tepat di depan Pospol Cilincing. Pada saat bersamaan, truk trailer yang dikemudikan R melaju dari arah timur menuju barat.
Saat berjalan di pinggir jalan, korban diduga terpeleset ke arah kanan hingga masuk ke jalur kendaraan. Nahas, tubuh korban langsung terlindas roda belakang bagian kiri truk trailer yang tengah melintas.
“Korban yang terlindas terjepit di bawah ban truk sehingga meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar Edy.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi korban dan mengamankan area sekitar untuk proses penyelidikan. Arus lalu lintas sempat mengalami perlambatan akibat proses evakuasi dan olah TKP.
Hingga kini, polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut, termasuk kondisi jalan dan keterangan dari pengemudi maupun saksi di lokasi kejadian.
“Untuk penyebab kecelakaan masih kami dalami proses penyelidikan,” tutur Edy.
Jenazah korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) guna menjalani proses identifikasi lebih lanjut. Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berjalan di kawasan yang dilintasi kendaraan berat, terutama pada jam sibuk pagi hari.
