PALU — Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,7 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Selasa (16/6) pukul 10.27 WITA. Guncangan kuat ini memicu puluhan gempa susulan serta mengakibatkan kerusakan infrastruktur di beberapa wilayah terdampak.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah mencatat puluhan gempa susulan terjadi dengan kekuatan yang bervariasi. Guncangan tersebut tidak hanya dirasakan di Parigi Moutong, tetapi juga meluas hingga ke Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Poso.

Kepala BPBD Sulawesi Tengah, Asbudianto, mengungkapkan bahwa pihaknya terus memantau pergerakan aktivitas seismik di lokasi. Hingga pukul 13.38 WITA, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merekam rentetan aktivitas gempa susulan.

“Jumlah gempa bumi susulan sebanyak 42 kali, terdiri dari satu kali dengan magnitudo sekitar 5, sebanyak 10 kali dengan magnitudo sekitar 4, dan 31 kali dengan magnitudo sekitar 3,” ujar Asbudianto dalam keterangan resminya, Selasa (16/6).

Asbudianto menambahkan, hasil monitoring BMKG juga mendeteksi empat kali gempa susulan lain dengan magnitudo sekitar 2. Berdasarkan analisis BMKG, episenter gempa utama berada di darat, tepatnya 42 kilometer tenggara Kota Palu dengan kedalaman 10 kilometer.

Dampak dari guncangan ini mulai terlihat di beberapa titik strategis. Di Kota Palu, fasilitas publik seperti Jembatan III Palu dilaporkan mengalami keretakan dan beberapa bangunan warga mengalami kerusakan fisik.

Sementara itu, bencana turunan dilaporkan terjadi di Kabupaten Sigi. Longsor melanda kawasan Gunung Kamarora yang seketika mengakibatkan saluran air bersih warga terputus total.

“Di Kabupaten Parigi Moutong dan Kabupaten Poso juga terdapat sejumlah bangunan yang mengalami kerusakan,” tutur Asbudianto menambahkan.

Selain merusak bangunan, gempa ini juga merusak akses jalan di wilayah Napu. Hingga saat ini, tim reaksi cepat dari seluruh BPBD setempat masih bersiaga dan menyisir lokasi untuk melakukan pendataan menyeluruh terkait total kerusakan dan korban.