Senin, 3 Desember 2018 - 12:07 WIB

Mantap! Polres Ciamis Gagalkan Penyelundupan Narkoba Jaringan Lapas, Satu Tersangka Diringkus

CIAMIS – Sat Narkoba Polres Ciamis Polda Jawa Barat berhasil meringkus J (38), pengedar narkoba jaringan Lapas.

warga Kelurahan Babakan Surabaya, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung ini ditangkap dalam Operasi Antik Lodaya 2018 yang digelar Polres Ciamis selama 10 hari dari tanggal 23 November sampai 2 Desember 2018.

“Dalam operasi antik lodaya 2018, Satres Narkoba Polres Ciamis berhasil mengamankan J (38) yang merupakan pengedar narkoba jaringan lapas,” ujar Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso dalam jumpa pers didampingi Kasat Narkoba AKP Darli, dan Paur Humas Polres Ciamis Ipda Hj. Iis Yeni Idaningsih, Sabtu (1/12/2018).

Lulusan Terbaik Akpol 2001 ini menambahkan, tersangka J ini menyembunyikan narkoba jenis sabu yang dibungkus tisu, dililit oleh lakban lalu dibungkus kondom.

“Setelah itu tersangka membawa sabu ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Ciamis, dengan cara memasukan ke bagian anus,” terang Kapolres.

Menurutnya, tersangka mengambil barang haram itu dari daerah Jatiwaringin, Kota Bekasi.

“Sesuai pesanan dari E di Lapas Ciamis, tersangka selanjutnya mengantarkan barang tersebut ke Lapas Ciamis dengan cara menyembunyikanya pada bagian anus untuk mengelabui petugas lapas,” jelas Kapolres.

Setelah tersangka berhasil masuk ke dalam lapas Ciamis, kemudian bertemu dengan E untuk transaksi, petugas mulai curiga.

“Petugas curiga dengan tingkah laku tersangka, maka setelah keluar dari kamar mandi, tersangka langsung digeledah. Dan terbukti, tersangka membawa narkoba jenis sabu dengan berat 7,25 gram,” ungkapnya.

Dari pengukuan tersangka, dia mendapatkan upah sebesar Rp 1 juta jika transaksinya berhasil. “Tersangka mendapat upah sekali kirim pesanan itu sekitar Rp 1 juta,” urai Kapolres.

Akibat perbuatanya, tersangka terancam hukuman sesuai dengan UU. RI No. 35 tahun 2009, tentang narkotika, dengan pasal 112 ayat 1 (jo) pasal 114 ayat 1. “Ancaman pidana penjara 5 sampai 20 tahun penjara, dan denda Rp. 800 juta, paling banyak Rp. 8 Miliyar,” pungkasnya.

 

 

 

Artikel ini telah dibaca 424 kali

loading...
Baca Lainnya

Lihat, Polsek Rajeg Sambangi Acara Akad Nikah Warga

TANGERANG – Empat anggota Polsek Rajeg Polresta Tangerang Polda Banten mendatangi rumah warga Perumahan Puri...

5 April 2020, 20:28 WIB

Top, Giliran Polsek Kresek Sosialisasi Maklumat Kapolri Ke Warga

TANGERANG – Sosialisasi Maklumat Kapolri No.Mak/2/III/2020 Tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran virus...

5 April 2020, 20:22 WIB

Putus Mata Rantai Covid-19, Polsek Panongan Bersih-bersih Mushola

TANGERANG – Polsek Panongan Polresta Tangerang Polda Banten bersama warga bergotong royong membersihkan mushola Kampung...

5 April 2020, 20:15 WIB

Untuk Agenda Rutin, Polsek Pasar Kemis Semprotkan Disinfektan

TANGERANG – Penyemprotan disinfektan telah menjadi agenda rutin yang nyaris saban hari dilakukan Polresta Tangerang...

5 April 2020, 20:09 WIB

Saat Pandemi Corona, Polsek Mauk Bubarkan Kumpulan Anak Muda

TANGERANG – Dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona Covid-19, Polsek Mauk Polresta Tangerang...

5 April 2020, 19:59 WIB

Cerita Polsek Cisoka Edukasi Phsycal Distancing Ke Karyawan Minimarket

TANGERANG – Sosialisasi Maklumat Kapolri No.Mak/2/III/2020 tentang kepatuhan terhadap Kebijakan pemerintah dalam Penanganan Covid-19 tidak...

5 April 2020, 19:49 WIB

loading...