Nasional

Jumat, 25 Januari 2019 - 00:57 WIB

4 bulan yang lalu

logo

Kronologi OTT Bupati Mesuji, Rp1,28 Milyar Disita KPK

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Mesuji, Khamami sebagai tersangka dugaan suap proyek pembangunan infrastruktur di Kabupaten Mesuji tahun 2018. Selain Khamami. Empat orang lain juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Penetapan tersangka ini merupakan pengembangan dari hasil operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Bandar Lampung, Lampung, dan Mesuji, Rabu (23/1). Saat itu 11 orang diamankan Satgas KPK dalam OTT tersebut.

Operasi senyap itu berawal ketika KPK mendapat informasi tentang dugaan transaksi suap. Pada Rabu (23/1) sekitar pukul 15.00 WIB, tim KPK kemudian bergerak dan langsung mengamankan tiga orang, termasuk adik Khamami, Taufik Hidayat, di depan toko Ban di Lampung Tengah.

Selain Taufik, tim juga mengamankan dua orang lainnya, yakni Mai Darmawan (rekan Taufik) dan sopir Bupati Mesuji.

"Dari lokasi, tim mengamankan uang sebesar Rp1,28 miliar dalam pecahan Rp100 ribu yang dimasukkan ke dalam kerdus air mineral," ujar Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di Gedung KPK Kamis (24/1).

Uang tersebut diduga suap dari Sibron Azis, pemilik PT Jasa Promix Nusantara (JPN). Uang itu dibawa Mai bersama seorang perantara bernama Kardinal dari Bandar Lampung. Uang kemudian dititipkan di toko ban. Setelah Taufik datang, uang kemudian dipindahkan ke bagasi mobil.

Setelah mengamankan Taufik, Mai, dan sopir bupati, sekitar pukul 15.30 WIB, tim kemudian bergerak ke jalan Bandar Jaya, Lampung Tengah untuk mengamankan Kardinal.

"Pukul 15.50 WIB, tim Satgas yang lain juga bergerak ke kantor milik SA (Sibron Azis) di Jalan Harun Tanjung Karang Timur. Di sana tim mengamankan SA bersama dua orang staf keuangan," kata jenderal purnawirawan polisi bintang dua ini.

[zombify_post]

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya
loading…