Rabu, 27 Februari 2019 - 00:03 WIB

Kesaksian Kades Laksana Soal Pencaplokan Lahan Pemkab Dinilai Plin Plan

TANGERANG – Pengadilan Negeri (PN) Tangerang kembali menggelar persidangan kasus dugaan pencaplokan aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dengan terdakwa Tjen Jung Sen (66), hari ini, Selasa (26/2/2019).

Sidang kali ini masih sama dengan agenda sidang digelar pekan lalu, yakni mendengarkan keterangan saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU).

Adapun saksi yang dihadirkan diantaranya Kepala Desa (Kepdes) Laksana, Kunyin Saputra dan Kepala Bagian Hukum dan Kerjasama Kementerian Perindustrian, Heru Kustanto.

Di Ruang Sidang 2, Kunyin Saputra mengatakan jalan tersebut dibetonisasi untuk jalan masyarakat atau kepentingan umum.

Menurut Kepdes Laksana ini, pengecoran atau betonisasi jalan itu dilakukan oleh warga sekitar secara sukarela dengan bergotong-royong. Biaya pengecoran sendiri diminta dari sejumlah pengusaha di Desa Laksana.

Mendengar keterangan saksi, Majelis Hakim yang diketuai oleh Gunawan langsung membacakan beberapa poin keterangan Kunyin yang terdapat di Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Penyidik Kepolisian.

“Saya memberitahukan kepada saudara Tjen Jung Sen dan saudara TJen Jung Sen mulai membangun jalan yang awalnya lebar 4 meter kemudian dilebarkan menjadi 8 meter dan diperkeras dengan batu dan pasir. Kemudian, tahun 2004 jalan mulai dibangun dan dicor yang biayanya ditanggung seluruhnya oleh Tjen Jung Sen,” kata Hakim Gunawan membacakan BAP Penyidik Kepolisian atas keterangan Kepdes Kunyin.

Majelis Hakim pun mempertanyakan keterangan yang diberikan saksi Kunyin di dalam persidangan.

“Ini yang benar yang mana. Ini saudara sendiri yang memberikan keterangan di kepolisian ada tanda tangannya disini. Tapi kenapa berbeda dengan kesaksian sekarang. Keterangan tidak sama. Kalau saya tanya lagi ya pasti berubah lagi,” tegas Hakim.

“Keterangan saudara tidak dapat dipercaya. Saudara plin-plan karena jawaban saudara berbeda – beda,” lanjut Gunawan.

Menganggap saksi yang memberikan keterangan tersebut tidak dapat dipercaya dan dianggap berbohong, majelis hakim kemudian memanggil saksi lainnya yakni Heru Kustanto dari Kementrian Perindustrian.

Heru menuturkan, Direktur Utama PT Mitra Propindo Lestari (PT MPL) yakni Tjen Jung Sen mengajukan izin untuk kawasan Industri.

“Kemudian setelah ada pengajuan. Kami membentuk sebuah tim penilai atau verifikasi bersama lintas sektor yang diantaranya OPD (organisasi perangkat daerah) Kabupaten Tangerang juga BPN untuk melakukan verifikasi yang telah disampaikan,” ucap Heru.

Menurut Heru, pihaknya dan tim yang dibentuk pada tahun 2017 hanya melakukan pengecekan administrasi terkait kelengkapan izin lingkungan dan amdal (analisis mengenai dampak lingkungan)
wilayah yang diajukan oleh terdakwa.

“Persyaratan utama untuk kawasan Induatri adalah izin lingkungan dan amdal. Izin lingkungan dan amdal yang kami minta tidak ada. Sehingga tidak diberikan izin untuk kawasan industri. Didalam surat rekomendasi tidak dapat diberikan menjadi kawasan industri,” kata Heru.

Mendengar keterangan saksi Heru, Majelis Hakim bertanya, apabila tim yang melakukan verifikasi mengetahui akses untuk menuju lokasi yang akan dijadikan kawasan industri berdiri diatas tanah negara apakah dapat memberikan izin untuk kawasan Industri?

“Tidak yang mulia,” jawab Heru.

Artikel ini telah dibaca 1587 kali

loading...
Baca Lainnya

Kapolresta Tangerang ke Buruh: Laksanakan Prokes Agar Sehat dan Produksi Meningkat

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mengajak elemen buruh untuk disiplin melaksanakan...

16 Januari 2021, 03:10 WIB

Kunjungi PT. CPI, Kapolresta Tangerang Gelorakan Perusahaan Tangguh

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mengunjungi PT. Charoen Pokphand Indonesia (CPI)...

16 Januari 2021, 03:04 WIB

Kapolresta Tangerang Laksanakan Program Kapolda Banten Jumat Keliling dan Warung Jumat

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro melaksanakan kegiatan Salat Jumat Keliling (Jumling)...

16 Januari 2021, 02:58 WIB

Saba Pesantren, Kapolresta Tangerang Dorong Ulama dan Santri Jadi Pionir Tertib Prokes

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro kembali melaksanakan kegiatan Saba Pesantren sebagai...

16 Januari 2021, 02:52 WIB

Program Yuk Ngopi Wae, Kapolresta Tangerang Ajak 3 Pilar Kawal Prokes

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro melaksanakan Program Yuk Ngopi Wae, Jumat...

16 Januari 2021, 02:47 WIB

Jumat Berkah, Kapolresta Tangerang Bagikan Nasi kotak

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro membagikan sekitar seratusan nasi kotak kepada...

16 Januari 2021, 02:29 WIB

loading...