Buleleng – Puluhan warga Dusun Surga Desa Lokapaksa Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Bali melakukan aksi Tanam Pohon Pisang dijalan Sorga – Ularan pada Selasa (26/3).
Kekesalan warga itu terjadi, akibat jalan penghubung antara desa Lokapaksa dan Ularan tak kunjung ada perbaikan meski sempat diajukan tahun 2018 dan telah ditinjau oleh pejabat Pemkab Buleleng, namun hingga jelang pemilu 2019 jalan tersebut belum ada realisasi perbaikan.
Penanaman pohon pisang tersebut dengan tujuan menuntut janji Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST dari PDI Perjuangan itu, untuk segera memperbaikinya , warga bersikukuh untuk tidak mencabut pohon pisang tersebut sebelum ditanggapi oleh pemerintah Buleleng
Kordinator aksi penanaman pohon pisang tersebut Putu Rastika, dikonfirmasi, Selasa, mengatakan Sebenarnya tidak ingin melakukan aksi ini karena mengganggu juga arus lalu lintas , namun ini adalah bentuk aksi protes warga” jelas Rastika.
Menurut Rastika jika dalam satu pekan ini tidak ada tanggapan dari pemerintah, pihaknya akan mengerahkan lebih banyak warga untuk melakukan penanaman pohon pisang dan tanaman lainya untuk mempersempit jalan agar tidak bisa digunakan.
Kepala Desa Lokapaksa Wayan Ariadi memaklumi atas sikap warga yang kerap dijanjikan oleh pemerintah. Singkap Wayan Ariadi
Kapolsek Seririt Kompol I Wayan Suka ketika dihubungi terkait aksi warga Lokapaksa nekat lakukan penanaman pohon pisang di Dusun Surga jalan menghubungkan desa Ularan itu mengatakan,
“ Ya benar aksi warga itu , tadi dari Babinkamtibnas telah melaporkan dan Bhabin sudah kordinasi dengan desa pakraman serta Kelian Banjar Sorga, itu jalan menuju kekebun. Warga pingin jalan tersebut dapat perhatian dari pemerintah Buleleng.
Kepala Dinas PUPR Buleleng Ketut Suparta Wijaya ketika dihubungi Selasa sore terkait rusaknya jalan penghubung Dusun Sorga- Ularan melalui saluran telephone masih belum bisa dihubungi.
