Ijin Hotel Impiana keluar, DPRD Bali bereaksi

  • Whatsapp

Ubud Bali – Keluarnya ijin salah satu Hotel Impiana yang berada di kawasan wisata Ubud Bali menuai polemik. Bukan saja dari warga yang ada di seberang sungai, anggota dewan provinsi Bali, I Nyoman Tirtawan juga angkat bicara.

Tirtawan menyayangkan, keluarnya ijin hotel sedang dalam pengerjaan ini diduga melebihi batas, sehingga menjorok ke bibir sungai.

Muat Lebih

Dikonfirmasi terpisah Made Kertayasa dari pihak Manajemen Kontruksi (MK) Hotel Impiana, mengaku sudah sesuai aturan. Pihaknya beralasan sudah mengantongi semua perijinan sehingga berani melakukan pembangunan.

“Kita sudah memenuhi semua persyaratan, baik ijin serta IMB dan kita sudah mengurus ijin sampai ke BWS Bali Penida,” jelasnya di lokasi proyek, Rabu (7/8)

Tidak demikian dengan anggota DPRD Provinsi Bali, Tirtawan malah mempertanyakan ijin yang di keluarkan oleh Dinas Perijinan Kabupaten Gianyar. Ia dengan tegas mengatakan, bahwa instansi terkait, dalam hal ini Dinas Perijinan sudah lepas kontrol dalam memberikan ijin.

Adanya dugaan tanpa pengawasan yang ketat di lapangan, serta melihat gundukan tanah sampai ke pinggir bibir sungai membuat Tirtawan meradang. “Jika ini dibiarkan, hancur alam Bali,” jelasnya.

Tirtawan malah mendorong agar proses pemberian ijin hotel tersebut ditelusuri. Mengatakan, agar siapa pemberi ijin ditindak tegas.

“Karena akan merusak alam Bali, satu sisi pemerintah lagi gencar-gencarnya melestarikan alam Bali, dengan slogan Nangu Sat Kerthi Loka,” tegasnya

Dihubungi melalui Whatsapp, Airlangga Mardjono, ST. MT, Kepala Balai Wilayah Sungai Bali Penida mengatakan, prihal ijin atau rekomendasi, untuk pembangunan yang ada di bibir sungai atau pantai, pihaknya akan melakukan pengecekan dulu.

“Seharusnya ada pihak pengembang melakukan sosialisasi dulu ke masyarakat,” tulisnya dalam pesan singkat.

Pos terkait