Kamis, 8 Agustus 2019 - 09:22 WIB

Rumah Sakit Lalai Kelola Limbah Terancam Penjara

Badung – Pihak Rumah Sakit (RS) diharapkan berhati-hati dalam pengelolaan limbah sampah. Jika tidak dilakukan dengan benar, bisa diganjar dengan hukuman 3 tahun penjara. Keadaan ini disampaikan dalam sebuah Musyawarah Nasional (Munas) I yang dilakukan Asosiasi Tenaga Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit Indonesia (ATKLRSI) di Hotel Harris Kuta Galeria Badung Bali.

“Tantangan hukum dan regulasi semakin ketat, menuntut pimpinan rumah sakit untuk memaksimalkan standarisasi pengelolaan kesehatan dalam lingkungan rumah sakit. Dalam undang-undang nomor 32 tahun 2009 tentang lingkungan hidup, di dalamnya ada acaman pidana maksimal 3 tahun dan denda minimal 1 miliar maksimal 3 miliar,” ungkap M.Nasir selaku penasehat ATKLRSI dalam keterangan pers, Rabu (7/8).

Sementara Baji Subagyo selaku Ketua Pusat ATKLRSI menyebutkan, kasus limbah medis pernah mencuat di media tahun lalu, menjadi tantangan besar bagi pengelola kesehatan lingkungan RS di seluruh Indonesia yang saat ini mencapai 2.823 RS.

“Banyak RS berlokasi di tengah pemukiman penduduk yang padat. Ini yang berpotensi menimbulkan konflik sosial akibat pengelolaan kesehatan lingkungan yang kurang baik,” ungkapnya.

Mudahnya masyarakat dan media dalam mempublikasikan berita negatif terkait pengelolaan kesehatan lingkungan RS juga akan mengganggu pencitraan manajemen dan indicator kinerja pimpinan rumah sakit.

“Ini perlu didukung adanya SDM yang berkompeten di bidangnya. Ke depan kami akan mengadakan pelatihan SDM untuk mengurangi kesalahan masa lalu,” ucapnya.

Dijelaskan adanya ATKLRSI diharapkan dapat mendukung pemerintah dalam mengurangi limbah termasuk plastik yang dihasilkan RS. Diawali dengan membentuk pengurus wilayah di 34 provinsi. Dikatakan, saat ini sudah terbentuk di 16 wilayah.

“Kami ingin pengelolaan limbah berdasarkan program kesehatan berbasis wilayah. Ini adalah program strategis menuju standar akreditasi tingkat nasional maupun internasional. Tantangan terakhir adalah terkait pemenuhan standar akreditasi tingkat nasional maupun internasional yang mengharuskan rumah sakit serius dalam memenuhi ketentuan yang berlaku,” harapnya.

Sementara itu, Maudy Dirgahayu selaku Ketua Panitia Munas I dan pelantikan pengurus pusat ATKLRSI periode 2019 – 2024 menambahkan, diselenggarakan Munas bersamaan dengan workshop ‘Implementasi Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit dalam Menghadapi Akreditasi dan Green Hospital’ yang diikuti 150 peserta dari seluruh Indonesia.

Hadir para pejabat Kementerian Kesehatan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Pengurus Pusat Himpunan Ahli Kesehatan.

Artikel ini telah dibaca 7989 kali

loading...
Baca Lainnya

PORANG ! Tak Punya Dana, Dinas Pertanian Bali Siap Fasilitasi

Denpasar – Dinas Pertanian Provinsi Bali mengaku siap memfasilitasi warga memiliki lahan namun tidak ada...

Ir. Wayan Sunarta selaku Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian Provinsi Bali.

22 Oktober 2020, 11:24 WIB

Gamang! Tahapan Mediasi GOR Bodong di Kelurahan Panjer

Denpasar – Terungkap dalam sebuah mediasi tahap dua di Kantor Kelurahan Panjer, ternyata bangunan Gelanggang...

Proses mediasi masalah GOR Pranitha Citarum Denpasar yang dikeluhkan warga.

15 Oktober 2020, 23:44 WIB

Antisipasi Ancaman Kamtibmas, Kompol Endang Tri Purwanto Datangi Puri Gerenceng Denpasar

Denpasar – Potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2020 dan...

Foto: Kompol Endang Tri Purwanto (tengah) bersama Tokoh Puri Gerenceng AA. Ngurah Agung (kanan).

15 Oktober 2020, 20:52 WIB

Buat Tak Nyaman dan Tak Berizin ! Warga Kecam Pemilik GOR Citarum

Denpasar – Merasa tidak nyaman keberadaan bangunan Gelanggang Olahraga (GOR), sejumlah warga di bilangan perumahan...

Satpol PP Denpasar turun memeriksa GOR.

6 Oktober 2020, 21:21 WIB

BPN Denpasar Tak Dapat Diklarifikasi ! Bau Tak Sedap Semakin Kuat

Denpasar – Kejelasan siapa sebenarnya Nyoman Gede Alit, nama yang muncul disebut-sebut Badan Pertanahan Nasional...

BPN Denpasar.

6 Oktober 2020, 07:41 WIB

Menarik ! Keterangan BPN Denpasar Atas Sertifikat Ganda Kasus Bank BPD Bali

Denpasar – Ada menarik dalam keterangan disampaikan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Denpasar terkait sertifikat...

I Ketut Semara Putra (kanan) selaku Plt Kasubag Tata Usaha BPN Denpasar.

1 Oktober 2020, 10:07 WIB

loading...