Sabtu, 24 Agustus 2019 - 20:14 WIB

Sumadi Seng

Sumadi Seng

Berbahan Baku Pelat Besi Seng, Pengrajin Gamelan Jombang Tetap Eksis

JOMBANG – Kemajuan teknologi saat ini, nyatanya tak menggerus kerajinan gamelan di Jombang. Ya, meski menggunakan bahan baku pelat besi seng yang tergolong murah, perajin di sana tetap bisa bertahan.

Salah satunya adalah Sumadi. Bekas kandang sapi di belakang rumah warga Desa Jenis Gelaran, Bareng, Jombang ini sejak 8 tahun terakhir beralih fungsi. Di tempat tersebut, Sumadi dan 3 pekerjanya sibuk membentuk pelat besi seng menjadi beragam alat musik gamelan.

Dengan telaten, pria yang akrab disapa Sumadi Seng ini menempa pelat besi hingga menjadi alat musik yang menghasilkan suara khas, mulai dari bonang, kenong, gambang, gong, baron, saron hingga kendang.

Sumadi Seng mengaku mulai menekuni kerajinan gamelan sejak tahun 2010 silam. Ia mendapatkan ilmu membuat alat musik tradisional ini saat bekerja di Solo, Jawa Tengah.

“Keinginan saya saat itu harus ada orang yang bisa membuat gamelan di kampung ini,” kata dia saat ditemui di rumahnya.

Sayangnya kini usaha yang dirintis Sumadi Seng tak berjalan mulus. Selama dua tahun pertama, ia kerap menuai kegagalan. Gamelan yang dihasilkan tak bisa memenuhi keinginan pemesan.

Namun seiring berjalannya waktu, gamelan buatan Sumadi Seng banyak diminati pemusik tradisional. Pesanan pun berdatangan. Mulai dari Mojokerto, Jombang, hingga Bandung, Jawa Barat. “Ini saya mengerjakan pesanan dari Bandung,” terangnya.

Menurutnya, untuk membuat satu set gamelan, Sumadi Seng membutuhkan waktu 2 bulan. Itu tak lepas dari cara pembuatan yang masih serba manual. Agar harganya lebih terjangkau, Sumadi Seng memilih menggunakan pelat besi yang didapat dari pasar loakan.

“Harga gamelan satu set Rp 20 juta, kalau menggunakan bahan kuningan Rp 25 juta,” terangnya.

Kendati demikian, kualitas gamelan buatan Sumadi Seng tak kalah dengan gamelan lainnya. Terbukti, pesanan tetap mengalir kepadanya.

Karenanya Sumadi berharap, ke depan mendapatkan kemudahan akses modal untuk membuat gamelan dengan kualitas lebih bagus. Seperti gamelan Gongso dari Solo yang menggunakan bahan tembaga dan timah.

“Keinginan saya yaitu ingin membuat gamelan yang kelasnya lebih bagus, seperti gamelan Gongso, hanya saja saat ini terkendala dana,” pungkas Sumadi Seng.

0 View

Baca Lainnya

Tandatangan Giri Prasta Tak Ada, Sidang Sengketa Pilkel Angantaka Ditunda

Denpasar – Sidang perdana penegakan demokrasi sengketa Pemilihan Perbekel (Pilkel) Desa Angantaka, Kecamatan Abiansemal Badung...

Sidang perdana gugatan sengketa hasil Pemilihan Perbekel Desa Angantaka, Badung. (Foto: Deliknews.com)

2 Maret 2021, 13:29 WIB

Jambret Spesialis Sasar Korban Perempuan Dibekuk Polresta Tangerang

TANGERANG – Seorang pria berinisial RA (27) dibekuk jajaran Polresta Tangerang Polda Banten. RA ditangkap...

2 Maret 2021, 12:52 WIB

Polresta Tangerang dan 3 Pilar Bagikan 23.109 Masker

TANGERANG – Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten bersama jajaran Pemkab Tangerang dan jajaran Kodim 0510...

2 Maret 2021, 12:35 WIB

Kunjungi PT. Chingluh Indonesia, Kapolresta Tangerang Gelorakan Perusahaan Tangguh

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mengunjungi PT. Chingluh di di Desa...

2 Maret 2021, 12:24 WIB

Wabup Barut Tutup Acara Rapat Forum Perangkat Daerah

Muara Teweh, Kalteng, deliknews – Setelah sebelumnya dibuka oleh Wakil Bupati (Wabup) Barito Utara (Barut),...

1 Maret 2021, 20:18 WIB

Brimob, TNI, Polres dan Pemda Gencar laksanakan Operasi Yustisi

Satbrimob Polda Aceh, Senin(/01/03/2021) Personel Kompi 4 Batalyon C Pelopor bersama TNI Koramil 04 Kuta...

1 Maret 2021, 17:14 WIB

loading...