Jumat, 13 September 2019 - 11:00 WIB

Asisten l Pemkab Pasaman, Mulyatmin

Asisten l Pemkab Pasaman, Mulyatmin

Sebutan Baruak Baralek Viral, Asisten l : Pegawai Sekarang Susah Dipercaya

Pasaman, – Perkataan Asisten l Pemkab Pasaman menyebutkan “Baruak Baralek” bahasa minang jika diartikan maksudnya “Monyet Berpesta” jadi viral di medsos yang dimuat di media online.

Perkataan itu ia sampaikan saat apel pagi di Halaman Kantor Bupati Pasaman, Rabu (11/9).

“Iko baruak baralek sajo nan dipostingnyo di media (ini monyet berpesta saja yang diposting dimedia),” ucap Mulyatmin, dikutif dari media.

Menanggapi berita tersebut, Kabag Humas Pemkab Pasaman Aprialdi Said mengklarifikasi maksud ucapan Asisten l itu dalam pembinaan Staf ASN.

Kemudian, ketika Asisten l diminta tanggapan langsung via telpon membenarkan bahwa ia ada menyebut kata Baruak Baralek (Monyet Berpesta) saat apel pagi tersebut.

“Saya kemarin mendampingi tamu BNN. Asisten l memiliki fungsi tata kelola pemerintahan, pas itu saya mengambil apel, saya anggap itu anak buah,” tegas Mulyatmin, Kamis (12/9).

“Agenda saya diperintahkan bupati, pertama mendudukkan imigrasi dan mendampingi BPKP pemeriksaan dinas kesehatan dan hari ini baru selesai mendampingi kedatangan BNN,” jelasnya.

Menurut Mulyatmin, soal imigrasi itu luar biasa, sesuai Visi dan Misi bupati. Namun tidak ada di ekspos digrup, bukan di media massa, bukan wartawan.

“Itu yang saya sampaikan. Grup kami ada OPD dan Informasi kegiatan bupati. Itu grup Pemda, tidak ada satupun pegawai Pemda yang memposting kesitu,” ujar Asisten l ini.

BACA JUGA : Asisten l : Ucapan Moyet Berpesta Bukan untuk Wartawan

Ia sampaikan, sedangkan yang tidak pokok dan tidak sunat diposting oleh pegawai, contoh pergi ke Jakarta naik tangga pesawat selfie.

“Sudah itu saya sampaikan, kadang – kadang diposting baruak baralek. Sementara Bupati dan Wabup telah jauh hari memperingatkan kami pegawai, jangan aneh – aneh. Jangan selfie – selfie saja dimasukkan ke grup,” tukasnya.

“Saya dengan LSM dan Wartawan berkawan. Ini informasinya, dia dapat informasi dari anggota yang apel. Pagi itu tidak ada satupun Wartawan yang ada. Kenapa dipelintirkan. Itulah pegawai – pegawai sekarang susah dipercaya,” ungkap Mulyatmin.

(Darlin)

Artikel ini telah dibaca 1442 kali

loading...
Baca Lainnya

SP Sumbawa Tolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja dan Mendukung Pengesahan RUU PKS

Sumbawa – Solidaritas Perempuan (SP), Kabupaten Sumbawa NTB dengan tegas menolak RUU Omnibus Law cipta...

14 Juli 2020, 18:39 WIB

Thalib: Sejauh ini Saya Masih Setda

Gayo Lues-Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Gayo Lues, Thalib, membantah terkait isu yang selama ini beredar...

14 Juli 2020, 14:22 WIB

Inspektorat Malaka Periksa Kades Naas Terkait Laporan Dugaan Penyelewengan Dana Desa Dari Masyarakat

Malaka – Warga masyarakat Desa Naas, Kecamatan Malaka Barat melaporkan dugaan penyelewengan anggaran 2018-2019 oleh...

14 Juli 2020, 01:14 WIB

Pasca Ribut Pemilik Rumah Dengan Personil Satpol PP, Camat Teluk Dalam Lakukan Mediasi

Nias Selatan, Deliknews.com – Pasca ribut antara personil Satpol PP Kabupaten Nias Selatan dengan salah...

13 Juli 2020, 21:11 WIB

Kejari Pasaman Ajak Media Laporkan Temuan Kegiatan Fiktif

Pasaman, – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasaman, Fitri Zulfahmi, S.H, M.H, mengajak awak media untuk...

 Fitri Zulfahmi, S.H, M.H mantan kepala Kejaksaan Negeri Nunukan, kini menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman. (Sumber foto: Niaga.asia)

13 Juli 2020, 17:02 WIB

Jembatan Bailey Desa Lesten Roboh Diterjang Hujan Deras

Pada Minggu 12 Juli 2020 sekira pukul 02.00 WIB Desa Lesten, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo...

12 Juli 2020, 19:01 WIB

loading...