Selasa, 3 Desember 2019 - 08:37 WIB

Darlinsah saat menerima sertifikat dari Trainer di Padang, pada (10/11) kemarin.

Darlinsah saat menerima sertifikat dari Trainer di Padang, pada (10/11) kemarin.

Ini Pemenang Beasiswa Liputan Pengurangan Risiko Bencana di Sumbar

Padang, – Journocoders Indonesia resmi mengumumkan peserta pemenang beasiswa liputan jurnalisme data untuk pengurangan risiko bencana di Sumatera Barat, Senin (2/12).

Sebelumnya pada (8-10/11) para peserta telah mengikuti “Pelatihan dan Liputan Jurnalisme Data Pengurangan Risiko Bencana” di Padang.

BACA JUGA : Wartawan Deliknews Ikuti Pelatihan Jurnalisme Data 

Panitia kegiatan Arianti Wulandari mengatakan, usai pelatihan para peserta membuat proposal liputan diwilayah Sumatera Barat. Proposal diseleksi oleh panitia pelatihan Journocoders Indonesia bekerjasama dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Pengumuman yang disampaikan Journocoders Indonesia via WA. Berdasarkan hasil pemeriksaan atas seluruh proposal yang masuk, dan melewati serangkaian seleksi yang ketat dan profesional, maka hasil pemenang beasiswa liputan jurnalisme data untuk pengurangan risiko bencana di Sumbar, berikut ini :

Juara I oleh Laila Syafarud dengan tema proposal “Potensi Likuefaksi di Padang”

Juara II oleh Febrianti dengan tema proposal “Mitigasi wisatawan dari ancaman Tsunami di Padang”

Juara III oleh Darlinsah dengan tema proposal “Kabupaten Pasaman Langganan Bencana Ekologis”

Menurut Darlinsah salah satu pemenang, Kabupaten Pasaman menjadi salah satu daerah di Sumatera Barat yang menjadi langganan bencana ekologis.

Tercatat dari 3 tahun terakhir bencana pohon tumbang, banjir dan tanah longsor mendominasi di ujung Utara Sumatera Barat itu. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman, sejak tahun 2017 sampai Oktober 2019 bencana pohon tumbang mencapai 114 kali, banjir 20 kali dan tanah longsor 13 kali.

BACA JUGA : Ini Bencana Mendominasi Selama 3 Tahun Terakhir di Pasaman

“Pengurangan risiko bencana merupakan tugas bersama, dalam hal ini pemerintah lebih bertanggungjawab agar masyarakatnya bebas dari ketakutan, merasa aman dan nyaman”, ungkap Darlinsah warga Dua Koto Kabupaten Pasaman itu.

Artikel ini telah dibaca 383 kali

loading...
Baca Lainnya

Ini Kejanggalan Kasus Sertifikat Ganda BPD Bali di Jalan Gadung

Denpasar – Sertifikat ganda dalam kasus Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali dalam satu lokasi muncul...

Ilustrasi.

5 Desember 2020, 17:05 WIB

23 Advokat Baru KAI Bali, Lutfi Yazid : Janji Suci Antara Rakyat dan Negara

Denpasar – Sebanyak 23, diangkat menjadi advokat anggota Kongres Advokat Indonesia (KAI) Dewan Pimpinan Daerah...

Prosesi pengangkatan advokat KAI.

5 Desember 2020, 16:38 WIB

Kapolda Aceh Layak Pimpin POLRI

BANDA ACEH-DelikNews Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada, sangat layak pimpin Polri menggantikan Kapolri Idham...

5 Desember 2020, 15:48 WIB

Ketua DPD RI Laporkan 4 Wilayah Layak Dimekarkan Jadi Provinsi, Ala Tak Masuk

DelikNews-Jakarta (04/12/2020)- Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti melakukan rapat konsultasi bersama Wapres Ma’runf...

5 Desember 2020, 15:44 WIB

Dirkrimsus Polda Aceh akan Gelar Perkara Dugaan Kasus Korupsi Makan Minum Karantina Hafizh 2019

(BANDA ACEH)|-DelikNews Terkait perkembangan  Penyelidikan dugaan korupsi Makan minum Karantina Hafizh Tahun Anggaran 2019 yang...

5 Desember 2020, 15:39 WIB

Sidang Lapangan Kasus Anaya Villa & Resort di Pecatu, Pengembang Mangkir

Badung – Sidang lapangan sengketa  Anaya Villa & Resort, gugatan perdata bernomor 18/pdt.g/2020/PN.DPS terhadap I...

Sidang lapangan kasus proyek Vila Anaya Pecatu, dipimpin majelis hakim I Made Pasek SH. MH., (dua kiri), Wayan

5 Desember 2020, 10:05 WIB

loading...