Rabu, 4 Desember 2019 - 12:30 WIB

Walah, Perusak Portal Sungai Turi Dipolisikan Pemkab Tangerang

TANGERANG—Perusakan portal dan barier milik aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang di Sungai Turi, Desa Laksana, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang berujung pada langkah hukum.

Pemkab Tangerang resmi melaporkan perusak aset miliknya ke Polres Metro Tangerang Kota, Selasa (3/12/2019). Berkas pelaporan pun sudah masuk ke bagian pelayanan SPKT dengan Nomor TBL/B/1097/XII/2019/PMJ/Restro Tangerang Kota.

Kasubag Bantuan Hukum Pemkab Tangerang Abdullah Rijal mengatakan, pihaknya melaporkan terduga perusak aset milik Pemkab Tangerang tersebut dengan Pasal 170 Jo 406 KUHP dan Pasal 362 Jo Pasal 55 KUHP dan Pasal 56 KUHP tentang Pengrusakan Jo Pencurian.

“Pelaporan terkait perusakan aset daerah di Jalan Sungai Turi,” jelasnya selepas pelaporan di Polres Metro Tangerang Kota.

Rijal menuturkan, foto-foto portal dan barier yang dirusak dijadikan sebagai barang bukti pelaporan. Ia menyebut, saat perusakan berlangsung terdapat spanduk Komunitas Wartawan Banten (Kowarban).

Diduga oknum wartawan yang mengatasnamakan Kowarban tersebut mendampingi kelompok pelaku perusakan. “Yang dilaporkan kita belum menunjuk pelakunya karena masih dalam penyelidikan. Kowarban memang fakta di lapangan ada spanduknya, tapi kita belum mengetahui maksud dan tujuannya,” katanya.

Menurutnya, pelaporan ini sebagai bentuk perhatian terhadap aset Pemkab Tangerang. Rijal pun berharap, pihak kepolisian dapat mengungkap kasus ini. “Kita nanti lihat perkembangannya. Menunggu kepolisian,” paparnya.

Sekretaris Kecamatan Pakuhaji Yandri Permana menambahkan, pihaknya heran bila aset milik Pemkab Tangerang ini dirusak oknum warga. Sebab, aspirasi warga yang menginginkan pelebaran jalan di Jalan Sungai Turi sudah dipenuhi.

“Kami heran. Sebenarnya portal sudah dilebarkan untuk memenuhi keinginan warga. Tapi tetap dirusak segelintir warga saja,” pungkasnya.

Sebelumnya, Portal Jalan Sungai Turi dan barrier di Jalan Sungai Turi dirusak sekelompok warga. Perusakan terjadi dua kali, pada 16 dan 27 November 2019. [sj]

Artikel ini telah dibaca 1498 kali

loading...
Baca Lainnya

Dapat Nomor Urut 1, Hilarius Duha Yakin 1 Kali Lagi Menjadi Kepala Daerah

Nias Selatan, Deliknews.com – Dapat nomor urut 1 (satu) Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati...

24 September 2020, 21:40 WIB

Alasan Kapolresta Tangerang Bina Kesadaran Masyarakat Berbasis Komunitas

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi terus mendorong setiap elemen masyarakat...

24 September 2020, 20:18 WIB

Maksimalkan Kinerja, Polresta Tangerang Beri Masker dan Vitamin untuk Anggota

TANGERANG – Polresta Tangerang Polda Banten memberi masker dan vitamin serta obat Tolak Angin untuk...

24 September 2020, 20:01 WIB

Polsek Kronjo Gelar Operasi Yustisi, Kedepankan Sikap Humanis

TANGERANG – Jajaran Polsek Kronjo Polresta Tangerang Polda Banten menggelar Operasi Yustisi di Pertigaan Pulau...

24 September 2020, 19:55 WIB

60 Warga Masyarakat Terjaring Operasi Yustisi yang Digelar Polsek Balaraja

TANGERANG – Kesadaran masyarakat akan pentingnya menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah masih rendah....

24 September 2020, 19:41 WIB

Polresta Tangerang Terima Bantuan 1500 Masker

TANGERANG – Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten menerima bantuan masker sebanyak 1500 buah, Kamis (24/9/2020)....

24 September 2020, 19:35 WIB

loading...